Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Dinsos Kota Depok Rumuskan Program Kerja Strategis 2027

Avatar photobadge-check


					Dinsos Kota Depok usai pelaksanaan Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. (dok. Dinsos Depok). Perbesar

Dinsos Kota Depok usai pelaksanaan Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. (dok. Dinsos Depok).

DEPOK, transnews.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok resmi menyusun arah kebijakan untuk tahun mendatang melalui Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. Dalam pertemuan tersebut, Dinsos memetakan empat isu strategis yang akan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial yang lebih terukur dan tepat sasaran.

Kepala Dinsos Kota Depok, Utang Wardaya, menegaskan bahwa Forum Renja ini merupakan momentum krusial untuk merumuskan langkah komprehensif guna menjawab tantangan sosial yang kian dinamis.

“Ada empat isu strategis yang menjadi fokus kami di tahun 2027 sebagai dasar perumusan program kerja,” ujar Utang Wardaya pada Selasa (24/02/2026).

Isu pertama yang menjadi prioritas adalah penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) serta penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial. Hal ini mencakup perlindungan bagi PPKS terlantar dan penguatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta sektor swasta.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Penanganan PPKS membutuhkan sinergi lintas sektor agar intervensi yang diberikan benar-benar berdampak,” jelas Utang.

Selain itu, isu kedua menyasar pada pengelolaan data sosial. Dinsos berkomitmen melakukan pembaruan pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Validitas data ini dianggap sebagai kunci utama agar bantuan sosial dan kebijakan penanganan kemiskinan tidak salah sasaran.

Tak hanya aspek eksternal, Dinsos juga menaruh perhatian pada penguatan internal melalui dua isu lainnya, Peningkatan Kapasitas PSKS: Memperkuat kompetensi Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam memberdayaan keluarga miskin dan PPKS, dan Reformasi Birokrasi: Berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta akuntabilitas kinerja instansi.

Utang berharap, melalui pemetaan empat isu strategis ini, Pemerintah Kota Depok dapat memberikan solusi nyata bagi kompleksitas permasalahan sosial di tengah masyarakat.

“Semoga langkah ini dapat menjawab tantangan sosial yang ada serta mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat Depok secara menyeluruh,” pungkasnya.

Baca Lainnya

SDN Tulakan 1 Donorojo Perkuat Karakter Religius Melalui Gema Ramadhan

24 Februari 2026 - 21:15

Atap Kelas SMPN 1 Gedangan Ambruk, Subandi Sidak dan Perintahkan Perbaikan Darurat Lewat BTT

24 Februari 2026 - 19:14

Bupati Subandi Tinjau Perbaikan Jalan di Sukodono, Tegaskan Pergunakan Matrial Berkualitas Baik

24 Februari 2026 - 19:11

Jepara Tancap Gas Menuju Pengelolaan Sampah Modern dengan Teknologi RDF 100 Ton/Hari

24 Februari 2026 - 19:06

News Trending DAERAH