Menu ✖

Otomatis

DEPOK

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Dinsos Kota Depok Rumuskan Program Kerja Strategis 2027

Avatar photobadge-check

Dinsos Kota Depok usai pelaksanaan Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. (dok. Dinsos Depok). Perbesar

Dinsos Kota Depok usai pelaksanaan Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. (dok. Dinsos Depok).

DEPOK, transnews.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok resmi menyusun arah kebijakan untuk tahun mendatang melalui Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. Dalam pertemuan tersebut, Dinsos memetakan empat isu strategis yang akan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial yang lebih terukur dan tepat sasaran.

Kepala Dinsos Kota Depok, Utang Wardaya, menegaskan bahwa Forum Renja ini merupakan momentum krusial untuk merumuskan langkah komprehensif guna menjawab tantangan sosial yang kian dinamis.

“Ada empat isu strategis yang menjadi fokus kami di tahun 2027 sebagai dasar perumusan program kerja,” ujar Utang Wardaya pada Selasa (24/02/2026).

Isu pertama yang menjadi prioritas adalah penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) serta penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial. Hal ini mencakup perlindungan bagi PPKS terlantar dan penguatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta sektor swasta.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Penanganan PPKS membutuhkan sinergi lintas sektor agar intervensi yang diberikan benar-benar berdampak,” jelas Utang.

Selain itu, isu kedua menyasar pada pengelolaan data sosial. Dinsos berkomitmen melakukan pembaruan pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Validitas data ini dianggap sebagai kunci utama agar bantuan sosial dan kebijakan penanganan kemiskinan tidak salah sasaran.

Tak hanya aspek eksternal, Dinsos juga menaruh perhatian pada penguatan internal melalui dua isu lainnya, Peningkatan Kapasitas PSKS: Memperkuat kompetensi Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam memberdayaan keluarga miskin dan PPKS, dan Reformasi Birokrasi: Berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta akuntabilitas kinerja instansi.

Utang berharap, melalui pemetaan empat isu strategis ini, Pemerintah Kota Depok dapat memberikan solusi nyata bagi kompleksitas permasalahan sosial di tengah masyarakat.

“Semoga langkah ini dapat menjawab tantangan sosial yang ada serta mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat Depok secara menyeluruh,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

24 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

24 Sep 2026 - 21:11 WIB

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

Warga Desak APH Turun Tangan Usut Dugaan Gudang Solar Ilegal di KSU, Sukmajaya Depok

24 Sep 2026 - 18:07 WIB

Warga Desak APH Turun Tangan Usut Dugaan Gudang Solar Ilegal di KSU, Sukmajaya Depok

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

24 Sep 2026 - 15:20 WIB

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

24 Sep 2026 - 11:33 WIB

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

24 Sep 2026 - 10:46 WIB

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar
Trending di DEPOK