Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Uji Coba di Dua Sekolah: Rencana Sekolah Tatap Muka di Kota Sukabumi Hanya 4 Jam Tidak Ada Istirahat

LOGOS TNbadge-check

Kota Sukabumi,transnews.co.id-Kepala KCD Disdik Wilayah V Jabar Nonong Winarni mengatakan, untuk SMKN 2 Sukabumi rencananya jumlah pelajar tatap muka hanya sebanyak 10 persen dan hanya 4 jam belajar tanpa ada istirahat.

“Nantinya ada kesanggupan untuk orangtua mengantar berangkat dan menjemput pulang,” ujar Nonong saat mengikuti Rapat Koordinasi rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kota Sukabumi di Balai Kota Sukabumi, Selasa (4/8/2020).

Selain Walikota dan Wakil Walikota Rakor juga di hadiri Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, PGRI Kota Sukabumi dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan lainnya.

Walikota Sukabumi,Ahmad Fahmi dalam kesempatan itu menjelaskan Rapat ini dalam mempersiapkan pendidikan tatap muka pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang akan dimulai pada tingkatan SMA sederajat rencananya mulai pertengahan Agustus 2020.

“Kegiatan tersebut agar ada satu pemahaman dan semangat yang sama bahwa dunia pendidikan harus semakin baik di tengah pandemi,”terang Fahmi.

Fahmi melanjutkan,kesehatan anak-anak harus jadi prioritas. Syarat yang harus dipenuhi dalam sekolah tatap muka yakni pembelajaran bagi sekolah yang siap maksimal 50 persen dari siswa per kelas dan ada verifikasi dari Satgas Covid-19.

“Syarat lainnya anak masuk sekolah tatap muka harus ada izin dari orangtua. Nantinya kalau tidak mengizinkan jangan memaksa anak sekolah tatap muka,”pungkas Walikota. (Ris) Editor:Nas

Baca Lainnya

Mayat Pria Bertato Segitiga Ditemukan Mengapung di Perairan Kembang, Jepara

10 Maret 2026 - 09:43

Polsek Kalinyamatan Evakuasi Jasad Anak 10 Tahun yang Tenggelam di Sungai Setanjung

10 Maret 2026 - 03:52

Gelar Santunan Ramadhan 1447 H, MT Silaturahmi Kota Depok & Tasya Lovers Santuni 50 Anak Yatim

9 Maret 2026 - 23:11

Kunker ke Jepara, Zulhas Pastikan Program Pangan Berjalan

9 Maret 2026 - 19:01

News Trending PERISTIWA