Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Walikota Sukabumi: Lembaga Keagamaan Harus Menjadi Pusat Ekonomi Umat

LOGOS TNbadge-check

Sukabumi, Transnews- Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat membuka Pelatihan Wira Usaha Lembaga Keagamaan dan Kelompok Khusus Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga, di Hotel Horison Kota Sukabumi, Senin (11/11/19) mengatakan Lembaga keagamaan di Kota Sukabumi didorong untuk menjadi pusat kekuatan ekonomi umat. Selain itu pemerintah berupaya meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga agar lebih sejahtera.

Menurut Fahmi,Masjid bukan hanya tempat sholat atau ibadah semata, majelis taklim bukan hanya mendengarkan ilmu dari ulama dan Ponpes bukan hanya belajar menuntut ilmu tetapi tidak sesederhana itu.

“Sebab Rasulullah meletakkan pondasi ibadah dan ukhuwah, didalamnya ditanamkan nilai-nilai ekonomi bukan hanya ibadah semata ada fungsi ekonomi yang diberdayakan,” kata Fahmi.

Fahmi berharap ada perubahan mindset lembaga keagamaan itu sebagai pusat kekuatan ekonomi umat dan mendorong lahirnya wirausaha baru. Apalagi dalam ajaran Islam disebutkan prinsip keseimbangan antara dunia dan akhirat.

Diungkapkan Fahmi, Pemkot Sukabumj mendorong peran Poksus UP2K, karena dari keluarga yang baik dan stabil serta mapan ekonominya maka keagamaan umat akan baik. Pengembangan keduanya berjalan beriringan,”ujarnya.

Saat ini,tambah Fahmi, ada sejumlah Pesantren dan Masjid yang mengoptimalkan Koperasi dan Inkubator bisnis.

” Kegiatan kali ini diharapkan agar lembaga keagamaan itu lebih terarah menciptakan potensi umat di bidang ekonomi,”harapnya.

Sementara Plt Kabag Kesra Setda Kota Sukabumi Aang Zaenudin dalam laporannya menjelaskan, pelatihan ini mendukung Visi Walikota yakni terwujudnya Kota Sukabumi yang religius, nyaman dan sejahtera.

” Kegiatannya dengan memberikan pembekalan kepada lembaga keagamaa dalam berusaha dan menumbuhkan peran lembaga keagamaan menjadi mampu berusaha,” jelas Aang.

Peserta pelatihan ini, kata Aang, sebanyak  100 orang yakni para Ketua DKM dan Bendahara Masjid Besar dari 7 kecamatan, Ketua DKM Masjid Jami dari 33 kelurahan, serta Ponpes dan Poksus UP2K dari 33 kelurahan,”terangnya. (Ris)
.

Baca Lainnya

Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan Dimulai 6 April 2026, Lalu Lintas Dialihkan

5 April 2026 - 20:28

Aspidum Kejati Jatim Dicopot, Kejagung Lakukan Pemeriksaan Internal

4 April 2026 - 07:57

BPBD Jatim Tetap Layani Kebencanaan di Bangkalan Saat Penerapan WFH

3 April 2026 - 18:37

Beri Uang Pembinaan, Ketua DPRD Jepara Bakar Semangat Atlet Karate di Kejurprov Jateng

3 April 2026 - 18:02

News Trending DAERAH