Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Warga Protes, Ruas Jalan Alternatif Garum – Kanigoro Ditanami Pohon Pisang 

LOGOS TNbadge-check


					Kondisi ruas jalan alternatif Garum - Kanigoro Blitar, Jawa timur Perbesar

Kondisi ruas jalan alternatif Garum - Kanigoro Blitar, Jawa timur

Kondisi ruas jalan alternatif Garum – Kanigoro Blitar, Jawa timurBLITAR, transnews.co.id – Ruas jalan alternatif yang menghubungkan kecamatan Garum dengan kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, tepatnya di Dusun Gajah, Desa Papunngan Kecamatan Kanigoro di tanami pohon pisang oleh warga setempat.

Hal tersebut dilakukan warga Desa Papungan sebagai bentuk tanda dan protes, karena jalan yang rusak tak kunjung diperbaiki, Minggu (8/1/2023).

Salah satu warga setempat, Ahmad Baskoro (34) mengatakan, bahwa warga merasa prihatin dengan kondisi jalan yang rusak parah. Kondisi jalan berlubang yang cukup dalam, dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara yang melintas. Terlebih pada saat malam hari setelah diguyur hujan, katanya

Bahkan warga juga membuat spanduk bertuliskan “Aku Anakmu Opo Duk To Mak…”, yang ditujukan pada Bupati Blitar, yang ditempelkan pada salah satu batang pisang. Sedikitnya ada 50 pohon pisang ditanam di ruas jalan yang panjangnya kurang lebih satu kilo meter tersebut.

“Untuk tanda kalau jalannya rusak parah, jadi kami sepakat untuk ditanami pohon pisang saja. Jalan rusak disini memang sudah parah, dan membahayakan pengendara,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Papungan Qudlori menjelaskan, bahwa aksi warganya itu tidak ada konfirmasi lebih dahulu kepada pihak pemerintah desa. Pihaknya juga katakan bahwa sebelumnya pemerintah desa sudah mengajukan kepada dinas terkait bahkan kepada DPRD.

“Sebelumnya dari pihak PUPR juga sudah melakukan koordinasi untuk perbaikan jalan, dan jalan itu termasuk memang sudah diusulkan tetapi tidak bisa direalisasi karena adanya refocusing anggaran dikarenakan pandemi,” ujarnya.

Ia juga jelaskan pada hari ini, akan memanggil pihak warga untuk diinformasikan, bahwa untuk sementara jalan yang berlubang akan dilakukan penambalan dan selanjutnya akan dilakukan pengaspalan jalan menggunakan hotmix.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak dinas PUPR dan selanjutnya akan dilakukan penambalan sementara, dan sore ini juga saya akan kumpulkan warga untuk diberikan penjelasan dan juga pak Camat yang akan hadir memberikan informasi itu secara langsung, “ujarnya.

Dilain pihak, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar Dicky Cubandono saat dihubungi melalui pesan singkat juga menyampaikan, bahwa mengenai keluhan warga akan segera ditindaklanjuti. (hd)

Baca Lainnya

Khatmil Qur’an Pemprov Jatim, Khofifah Ajak Perkuat Ibadah dan Pengabdian untuk Masyarakat

14 Maret 2026 - 22:30

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

News Trending DAERAH