Menu

Otomatis

DAERAH

Teror Lempar Batu, Resahkan Sopir Dijalur Lingkar Kendal-Weleri Jawa Tengah

LOGOS TNbadge-check

Teror Lempar Batu, Resahkan Sopir Dijalur Lingkar Kendal-Weleri Jawa Tengah Perbesar

Ini truk salah satu korban teror lempar batu. (Photo-Sol)

Kendal,transnews.co.id- Jalan lingkar Weleri Kendal, tepatnya jalan Kaliwungu – Kendal – Weleri menjadi jalur neraka bagi para sopir truk. Sebab teror lempar batu oleh orang tak dikenal,kerap terjadi setiap malam hingga pagi hari,antara pukul 12 malam, hingga pukul 6 pagi.

Hal ini diungkapkan oleh SR, supir truk lintas Jawa yang kebetulan awak media transnews.co.id menumpang di truknya, Minggu (12/1/2020).

SR mengatakan dirinya mendapatkan informasi ini dari grup paguyuban para supir truk yang diikutinya.

Dari keterangan SR tersebut, terungkap bahwa telah terjadi teror lempar batu yang membuat supir truk resah. Sudah banyak pula rekan supir yang menjadi korban,”ungkap SR.

Kata SR, pelaku teror menggunakan motor tanpa lampu dalam menjalankan aksinya. Entah apa maksud dari teror tersebut. Tetapi dari informasi SR pula, saat ini satu orang pelaku teror telah diamankan di Polres Kendal dan sedang dalam proses pengembangan.

“Terimakasih buat Kapolres Kendal dan jajarannya yang telah berhasil menangkap pelaku,” ucap SR.

SR menambahkan, yang menarik adanya informasi yang beredar dari sesama rekan truk Pantura, bahwa didapatkan keterangan pelaku dibayar 1 juta per hari untuk melakukan teror dan masih ada 4 pelaku lainnya.

“Saya harap polisi dapat bergerak cepat menyelesaikan kasus ini. Jika benar pelaku mendapatkan bayaran, otaknya harus segera ditangkap,” tandasnya.

SR menutup pembicaraan dengan pesan pada rekan supir, untuk berhati-hati dalam perjalanan dan jika dianggap perlu bagi keamanan, berombongan pada saat melintasi jalur teror tersebut menjadi solusi sederhana bagi para supir truk.

Hingga didapati kabar otak dan pelaku lainnya tertangkap. Pantura yang aman dari teror kejahatan adalah harapan semua pengguna jalan, khususnya supir truk yang lebih banyak menjadi korbannya.(Sol) Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

19 Sep 2026 - 19:19 WIB

Pasar Murah ke-139 Digelar di Mojokerto, Pemprov Jatim Tekan Harga Bapok dan Jaga Daya Beli

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

19 Sep 2026 - 14:40 WIB

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

Pesta Sastra Pelajar Jaksel 2026 Siap Digelar: Ruang Ekspresi Generasi Muda dan Komunitas

18 Sep 2026 - 21:53 WIB

Pesta Sastra Pelajar Jaksel 2026 Siap Digelar: Ruang Ekspresi Generasi Muda dan Komunitas

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

18 Sep 2026 - 21:49 WIB

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

Perkuat Manajemen Bencana, BPBD Jatim Gandeng Unhan RI

17 Sep 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Manajemen Bencana, BPBD Jatim Gandeng Unhan RI

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan

17 Sep 2026 - 20:01 WIB

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan
Trending di DAERAH