Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Pembayaran Insentif Padat Karya Di Pemkot Palu Dua Bulan Sekaligus

LOGOS TNbadge-check

Pembayaran Insentif Padat Karya Di Pemkot Palu Dua Bulan Sekaligus Perbesar

Palu, Sulteng, TransNews – Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), akan menyerahkan insentif Padat Karya untuk Dua bulan, (Februari dan Maret ) 2020 melalui rekening BNI mulai Kamis,16 April 2020 mendatang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial kota Palu, Romy Sandi kepada crew Media Cyber, di Kota Palu, Sulteng, Selasa, (15/4 /20)

Menurutnya, pembayaran insentif Padat Karya ini mengalami perubahan mekanisme akibat Pandemi virus Covid-19 atau virus Corona yang sedang mewabah.

Dana insentif Padat Karya tersebut,kata Romy sudah ada di BNI, sehingga insentif untuk bulan Februari dan Maret 2020 dan akan ditransfer ke rekening masing-masing yang bersangkutan.

“Kita sudah melakukan pembahasan dengan pihak BNI, dalam proses penyalurannya akan dibuatkan jadwal karena jumlah peserta Padat Karya ini sebanyak 3.700 orang yang ada di 8 kecamatan,” jelas Romy.

Tomy menambahkan dari 8 kecamatan tersebut, Proses pembayaran insentif Padat Karya, akan dilangsungkan selama kurang lebih 7 hari dimulai dari Kamis, 16 April 2020.

“InsyaAllah kamis dimulai. Kami sementara rubah polanya. Kemudian ada 600 buku rekening itu kami print kembali. Karena untuk dua bulan, sehingga yang diterima masyarakat sebanyak Rp. 500 ribu tanpa ada potongan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali kota Palu, Drs. Hidayat, M.Si meminta agar insentif Padat Karya diberikan sebelum memasuki bulan Puasa. Supaya masyarakat bisa memanfaatkannya.

“Saya minta diserahkan sebelum bulan Puasa. Kalau bisa dipercepat bagaimanapun caranya,” tegasnya.

Terkait hal tersebut, Wali kota Palu menjelaskan bahwa Padat Karya ini sebelum periode Dia memimpin insentifnya sebesar Rp. 500 ribu perbulan untuk 5 hari kerja. Namun sekarang, tinggal 2 hari kerja dan insentifnya sebesar Rp. 250 ribu perbulan.

Selain itu, Wali kota Palu juga mengatakan, bahwa dari insentif Padat Karya yang semula Rp.500 ribu menjadi Rp.250 ribu tersebut dialokasikan untuk penambahan jam pelajaran pendidikan agama, Puskesmas gratis, serta BPJS Kesehatan gratis.

“Kebijakan ini untuk semua masyarakat kota Palu. Baik yang miskin, kaya, mau sakit atau sehat, semua tertanggulangi dari potongan dana Padat Karya ini,” tandasnya.(Al/Humas)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bupati Subandi Tegaskan Zero Tolerance Suap dan Gratifikasi, Perkuat Pengawasan di Sidoarjo

5 Nov 2026 - 18:24 WIB

Bupati Subandi Tegaskan Zero Tolerance Suap dan Gratifikasi, Perkuat Pengawasan di Sidoarjo

Pembangunan SPAM Sumber Durmo Kabupaten Malang Capai 50 Persen, Deviasi Surplus 6 Persen

5 Nov 2026 - 18:22 WIB

Pembangunan SPAM Sumber Durmo Kabupaten Malang Capai 50 Persen, Deviasi Surplus 6 Persen

​Resmi Dilantik, Anggota BPD Se-Kecamatan Puger Siap Kembangkan Tata Kelola Desa

5 Nov 2026 - 17:26 WIB

​Resmi Dilantik, Anggota BPD Se-Kecamatan Puger Siap Kembangkan Tata Kelola Desa

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

5 Nov 2026 - 08:25 WIB

Sastrawan Lintas Generasi Unjuk Gigi di Acara Puncak Festival Sastra Jakarta 2026 di TIM

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi

4 Nov 2026 - 19:20 WIB

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Rutilahu di Probolinggo, Lima Warga Dapat Bantuan Renovasi

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Malang Tuntas 100 Persen, Siap Diresmikan

4 Nov 2026 - 19:16 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Malang Tuntas 100 Persen, Siap Diresmikan
Trending di DAERAH