Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Di Kota Tangerang Ribuan KK Tidak Layak Dapat Bansos Terdampak Corona

LOGOS TNbadge-check

Kota Tangerang, transnews.co.id-
Puluhan ribu Kepala Keluarga di Kota Tangerang Provinsi Banten, dinyatakan tidak layak mendapatkan bansos bagi warga terdampak Covid-19.

Sebab dari hasil verifikasi yang dilakukan Pemkot Tangerang terhadap 165.780 kepala keluarga (KK) calon penerima bantuan sosial (Bansos) di Kota Tangerang, hanya 130.439 KK yang dinilai layak untuk menerima bantuan sosial dari pemerintah, sedangkan 23.463 KK dinyatakan tidak layak.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah seperti dilansir Kompas.com,Rabu (6/5/2020) dalam keterangan tertulis mengatakan, hingga 5 Mei 2020, Pemkot telah melakukan verifikasi kepada 165.780 KK.

Sebanyak 130.439 KK dinilai layak untuk menerima bantuan sosial dari pemerintah, sedangkan 23.463 KK dinyatakan tidak layak.

“Sedangkan 11.878 data KK tidak ditemukan oleh petugas verifikasi,”ungkapnya.

Arief mengatakan, setelah melakukan verifikasi, Pemkot masih membuka peluang bagi masyarakat yang merasa belum terdata oleh petugas.

Khususnya untuk mereka yang tidak memiliki KTP Kota Tangerang namun bekerja dan berdomisili di Kota Tangerang.

“Apabila ada masyarakat yang belum terdata dan menemui bantuan yang belum tepat sasaran agar segera melaporkan melalui aplikasi Tangerang Live,” ujar Arief.

Arief mengatakan, setelah melakukan verifikasi, Pemkot telah melakukan distribusi bantuan dari Pemprov Banten kepada masyarakat Kota Tangerang yang terdampak Covid-19.

Untuk itu, Arief secara langsung menginstruksikan kepada seluruh Lurah dan Camat agar melakukan verifikasi secara merata kepada masyarakat, termasuk warga yang tinggal di kontrakan.***
Sumber:Kompas.com

Baca Lainnya

Proyek Renovasi Madrasah PHTC Jatim 11 Berjalan Sesuai Rencana, Target PHO Agustus 2026

21 April 2026 - 22:40

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 di Madura Dikebut, Progres Capai 38,740 Persen

21 April 2026 - 22:37

Camat Mayong Usulkan Monumen Ari-Ari Kartini Jadi Destinasi Outing Class Siswa

21 April 2026 - 19:39

Solusi Pakar UPER Hadapi Kenaikan Harga Plastik: Optimalkan Gas Alam dan Bioplastik

20 April 2026 - 16:51

News Trending NASIONAL