Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Ditjen Perhubungan Darat Tinjau Pos Penyekatan Mudik Di Karawang

LOGOS TNbadge-check

Karawang,transnews.co.id- Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi, meninjau pos penyekatan mudik check point di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura-Klari, Karawang, Kamis (7/5/2020) sore.

Budi ingin memastikan tidak ada masyarakat yang keluar dari Jabodetabek untuk mudik, kecuali bagi orang orang berkepentingan seperti Tenaga Migran Indonesia, kepentingan pendidikan seperti mahasiswa, kepentingan soal kesehatan, kepentingan soal pertahanan dan keamanan.
.
“Moda transportasinya nanti dipersiapkan mulai dari darat, laut maupun udara,” kata Budi saat diwawancarai media.

Budi menjelaskan, saat ini pihaknya sedang membuat Surat Edaran (SE) dari Ditjen Perhubungan Darat dengan mengacu pada SE Nomor 4 Tim Gugus Tugas Covid-19 pusat, untuk mempersiapkan bus transportasi bagi para pemudik dengan kriteria yang telah disebutkan diatas.

“Mulai besok Jumat 8 Mei, secara bertahap, bus yang dipergunakan untuk melayani para pemudik akan disiapkan. Bus ditandai dengan stiker khusus,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, meskipun ada “pemudik” khusus, pihaknya tidak membuka pelayanan pada seluruh terminal. Pasalnya, jumlah pemudik dengan kriteria khusus itu jumlahnya tidak banyak.
.
“Terminal di Jakarta yang dipersiapkan hanya satu, yaitu terminal Pulo Gebang. Untuk terminal tujuan dan keberangkatan di Jawa Barat telah dipersiapkan untuk Terminal Cirebon, Bandung dan Tasikmalaya,” tuturnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melarang masyarakat mudik Lebaran tahun ini.

Larangan itu sebagai upaya penanganan pandemi virus corona (COVID-19). Berdasarkan informasi survei Kemenhub ada sekitar 24% masyarakat yang masih ngotot ingin mudik Lebaran 2020. (Nas)

Baca Lainnya

Proyek Renovasi Madrasah PHTC Jatim 11 Berjalan Sesuai Rencana, Target PHO Agustus 2026

21 April 2026 - 22:40

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 di Madura Dikebut, Progres Capai 38,740 Persen

21 April 2026 - 22:37

Camat Mayong Usulkan Monumen Ari-Ari Kartini Jadi Destinasi Outing Class Siswa

21 April 2026 - 19:39

Solusi Pakar UPER Hadapi Kenaikan Harga Plastik: Optimalkan Gas Alam dan Bioplastik

20 April 2026 - 16:51

News Trending NASIONAL