Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Peringati HANI:Sejumlah Lurah dan Seniman Kota Bandung di Beri Penghargaan

LOGOS TNbadge-check

Kota Bandung, TransNews.co.id-Peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2020 Tingkat Kota Bandung, Jumat, (26 /6/2020)ditandai dengan pemberian penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung kepada pegiat Anti-Narkoba.

Penghargaan diberikan kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danial serta Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandung, Dadang Gantina dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Y. Ahmad Brillyana.

Penghargaan juga diberikan kepada Lurah Kacapiring, Lurah Kujangsari, Lurah Cimincrang, Lurah Babakan, dan Gabungan Artis Seniman Sunda (GASS).

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga dalam melawan bahaya narkotika. 

“Benteng pertama dan utama adalah ketahanan keluarga. Sekalipun Kepala BNN pusat maupun BNN Kota Bandung punya program yang banyak dan luar biasa, kalau pertahanan pertama di keluarganya jebol, pasti jebol. Oleh karena itu pertahanan pertama dan utama adalah di keluarga kita masing-masing,” seru Oded pada puncak peringatan HANI Tahun 2020 Tingkat Kota Bandung.

Oded mengungkapkan, dirinya selalu menggaungkan agar setiap keluarga memiliki perhatian khusus pada tumbuh kembang anak. Menurut ayah dari tujuh orang anak itu, kasih sayang yang cukup dari orang tua dan keluarga terdekat merupakan hal yang terpenting dalam mengelola keluarga.

“Hanya di lingkungan keluarga dia akan tahan dari perilaku penyalahgunaan narkotika. Kalau harmonis, rukun, dan bisa memberikan teladan-teladan yang positif, maka insyaallah anak kita juga akan tahan dari bahaya narkotika,” imbuhnya.

Kepala BNN Kota Bandung, AKBP Deni Yus Danial menuturkan, saat ini angka pengguna narkotika di Jawa Barat, termasuk Kota Bandung cukup memprihatinkan. Angka prevalensi Jawa Barat menjadi yang tertinggi di Indonesia.

“Di Jawa Barat angka prevalensinya 0,6% atau sekitar 95.529 jiwa pengguna usia 15-62 tahun. “Di Jawa Barat, 20 persennya itu pengguna jarum suntik,” katanya.

Tak heran, BNN terus gencar menekan permintaan dan peredaran narkotika untuk menyelamatkan anak bangsa. BNN ingin menyelamatkan generasi emas yang akan menyongsong bonus demografi 2030 mendatang.

“Pada peringatan HANI tahun ini kita mengangkat tema hidup 100% di era new normal, sadar, sehat, produktif dan bahagia tanpa narkoba,” ungkapnya. (Aks/HMs)

 

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-477 Jepara, Bupati Jepara Ajak Teladani Perjuangan Leluhur

9 April 2026 - 10:06

DPC PROJO Jember Ikut Serta Sukseskan KONFERDA Malang

8 April 2026 - 20:31

Komisi D DPRD Jatim Kawal Alih Status Jalan, Dorong Akses Mataraman Lebih Layak

8 April 2026 - 20:28

Ponpes Ngalah Pasuruan Rawat Toleransi, Buka Ruang Dialog Lintas Agama

8 April 2026 - 19:48

News Trending DAERAH