Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Gegara Corona, PAD Provinsi Banten Anjlok 21 Miliar/Bulan

LOGOS TNbadge-check

Serang, Transnews.co.id- Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Provinsi Banten mengalami penurunan cukupbsignifikan akibat Pandemi Civid-16.

Penurunannya tidak tanggung tanggung yakni semula pendapan sebelum Civid-19 di peroleh 28 miliar/bulan, kini hanya mendapat 7 miliar/bulan

“Selama Covid-19, terjadi penurunan pendapatan daerah dari Rp 28 miliar per bulan kini turun menjadi Rp 7 miliar per bulan,” ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dalam konferensi pers di Rumah Dinas Gubernur Banten Jalan Ahmad Yani No. 158, Kota Serang Senin (29/6/2020).

Diakuinya, penurunan pendapatan daerah turut mengganggu aktivitas Cashflow Kas Daerah. Termasuk pula turunnya Bantuan Keuangan yang mencapai 13 persen.

Kondisi ini ditambah dengan tidak bisa dicairkannya dana Kas Faerah di Bank Banten yang mencapai 1,6 triliun yang merupakan dana realokasi dan refocusing APBD Pemprov Banten 2020.

“Sehingga muncul kajian pinjaman daerah meski hingga saat ini belum direalisasikan,”terang Gubernur.

Dijelaskan, pendapatan daerah Pemprov Banten berasal dari pajak kendaraan bermotor (PKB). Meski saat ini Pemprov Banten melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Program Pemutihan dan Pembebasan Denda Keterlambatan membayar pajak, para pemilik kendaraan belum antusias untuk membayar pajak kendaraannya dengan mengikuti program ini.

“Mungkin ini juga dampak dari Covid-19,” ungkap Gubernur WH.

Sebagai informasi, realisasi pendapatan daerah Pemprov Banten pada Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 11,20 triliun lebih atau 95,74% dari target sebesar Rp 11,69 triliun.

Dengan rincian, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp.7,02 triliun lebih atau 97,45% dari target sebesar Rp. 7,20 triliun lebih.

Pendapatan transfer sebesar Rp 4,16 triliun lebih atau 92,98% dari target sebesar Rp 4,48 triliun lebih, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 13,00 miliar lebih atau 104,34% dari target sebesar Rp 12,46 miliar.(Up/HMs)Editor:Nas

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Passca Ledakan di Masjid Jember, Polda Jatim Pastikan Situasi Terkendali dan Tidak Ada Korban Jiwa

18 Maret 2026 - 05:53

Salurkan Bantuan Kursi Roda, YGP Beri Semangat Baru Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:47

News Trending DEPOK