Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih: Ketua KPU Morut Himbau Kinerja PPK Dimaksimalkan

LOGOS TNbadge-check

MORUT, SULTENG – TransNews.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Morowali Utara (Morut) gelar kegiatan Bimbingan Tekhnis (Bimtek), di Gedung Orokoa, Kolonodale, Morut, Sulteng (06/0720).

Kegiatan Bimtek dan pemutakhiran data tersebut diikuti seluruh jajaran komisioner KPU dan 50 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Morowali Utara.

Pada Kesempatan itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Morut Yusri Ibrahim SE, dalam sambutannya saat membuka kegiatan Bimtek, memaparkan bahwa kegiatan bimbingan teknis yang dihadiri 50 orang anggota PPK se-Kabupaten Morowali Utara, bertujuan untuk pemutahiran data pemilih pada Pilkada serentak tahun 2020.

“Sesuai dengan aturan, bahwa setiap TPS berjumlah sebanyak 500 orang per TPS, jadi 81.522 dibahagi 500 maka kita dapat 136 TPS untuk maksimal,” terang Yusril.

Lebih lanjut Yusril menambahkan, Sementara untuk Morut ada 270 TPS, Sehingga masih bisa diakukan rekruving guna mengantisipasi terjadi lonjakan jumlah DPT pada saat Pilkada.

“Saya mewanti -wanti kepada kecamatan. Petasi Timur yang banyak pendatang dan menggunakan KTP luar Dukcapil. Saya tadi menghitung dari 10.592 wajib pilih di Morut kalau dibagi 500 maka akan dapat 21 TPS. Sementara kita sudah tempatkan 31 TPS,” imbuhnya.

Pada Kesempatan yang sama, Yusril juga menekankan kepada Devisi data KPU agar bekerja semaksimal kinerja, sehingga untuk jumlah TPS yang sudah ditetapkan tidak akan ada masalah lagi.

“Untuk itu saya minta kepada divisi data KPU agar supaya benar-benar menggunakan bimbingan teknis dan menyampaikan kepada seluruh PPK,” tandasnya.

Terkait penyelenggaraan pilkada 9 Desember 2020 mendatang, menurut Yusril pihak KPU telah menyiapkan alat pelindung diri (APD) yang akan digunakan untuk seluruh petugas dilapangan

Sementara dalam pelaksanaan Pilkada, Yusril mengatakan bahwa akan tetap menggunakan standar protokol covid-19.

Menyinggung mengenai anggaran peruntukan APD untuk Pilkada, setelah melalui direvisi anggaran akan dialihkan untuk APD sebanyak Rp1.587.000.000.

“Jadi seluruh masyarakat wajib pilih nantinya apabila mereka akan datang memilih ke TPS pada 9 Desember, wajib menggunakan masker dan KPU juga sudah menyiapkan masker untuk masyarakat yang tidak menggunakan masker,” terangnya. (AL)

Baca Lainnya

Hari Jadi ke-477 Jepara, Bupati Jepara Ajak Teladani Perjuangan Leluhur

9 April 2026 - 10:06

DPC PROJO Jember Ikut Serta Sukseskan KONFERDA Malang

8 April 2026 - 20:31

Komisi D DPRD Jatim Kawal Alih Status Jalan, Dorong Akses Mataraman Lebih Layak

8 April 2026 - 20:28

Ponpes Ngalah Pasuruan Rawat Toleransi, Buka Ruang Dialog Lintas Agama

8 April 2026 - 19:48

News Trending DAERAH