Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Layani Korban Longsor Talegong: Tagana Garut Siapkan 250 Bungkus Nasi Sekali Masak

LOGOS TNbadge-check


					Layani Korban Longsor Talegong: Tagana Garut Siapkan 250 Bungkus Nasi Sekali Masak Perbesar

Garut, TransNews.co.id-Tim Taruna Tanggap Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Garut Jawa Barat terus mengoptimalkan pelayanan dasar untuk menangani pengungsi pasca bencana tanah longsor di Kp.Sawah Jeruk RT 02 RW 05 Dusun Talegong Desa Sukamulya.

Pantauan transnews Warga di pengungsian pasca bencana longsor yang terdapat di dua titik antara lain berlokasi di SMPN 1 Talegong dan SDN 1 Sukamulya terlihat konsumsi makanan cukup dan ketersediaan tempat tidur juga tersedia untuk kebutuhan para pengungsi di barak.

Koordinator Lapangan Tagana Triana Soffi
menjelaskan untuk persediaan logistik bagi warga pengungsi relatif aman dan mencukupi hingga beberapa hari ke depan.

“Selama ini warga yang tinggal di pengungsian pasca bencana tanah longsor masih terpenuhi untuk kebutuhan makanan sehari-hari,”ujar Triana,Senin (7/12/2020).

Triana mengungkapkan Tagana setiap hari melakukan pemantauan di lokasi pengungsian agar para pengungsi terpenuhi pelayanan dasar yakni makan sehari-hari dan pelayanan lainnya.

Dikatakan Triana, pihaknya harus menyediakan paling tidak 250 bungkus nasi setiap kali memasak. Dalam sehari, para relawan itu memasak sebanyak tiga kali untuk memenuhi kebutuhan sarapan, makan siang dan makan malam.

“Alhamdulillah kami pun dalam pelaksanaannya dibantu oleh ibu ibu yang peduli dari warga sekitar lokasi pengungsian. Kemudian Menu yang disiapkan setiap harinya bervariasi tidak monoton,”katanya.

Dalam urusan logistik, sambung Triana pihaknya menyesuaikan dengan keadaan logistik yang ada.

“Kami ucapkan terima kasih kepada ibu-ibu dan warga sekitar yang telah membantu dalam proses memasak dan membungkus makanan yang disajikan bagi para pengungsi. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,”pungkasnya.(Yan Fajari)

Baca Lainnya

Camat Mayong Usulkan Monumen Ari-Ari Kartini Jadi Destinasi Outing Class Siswa

21 April 2026 - 19:39

Solusi Pakar UPER Hadapi Kenaikan Harga Plastik: Optimalkan Gas Alam dan Bioplastik

20 April 2026 - 16:51

Sidoarjo Raih Penghargaan Jaga Desa Award 2026, Bukti Komitmen Tata Kelola Desa Transparan

20 April 2026 - 16:07

Polres Jember Batasi Kecepatan Kendaraan Berat di Jalur Kasian – Puger

20 April 2026 - 11:57

News Trending DAERAH