Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Wagub Jatim: Anggaran Perbaikan Jalan Rusak Jangan Terdampak Pada Refocusing

LOGOS TNbadge-check


					Wagub Jatim: Anggaran Perbaikan Jalan Rusak Jangan Terdampak Pada Refocusing Perbesar

Surabaya, Transnews.co.id- Untuk melayani masyarakat pengguna jalan agar tetap nyaman dan aman terhindar dari kecelakaan lalulintas, Pemprov Jatim langsung merespon laporan masyarakat dengan Gerak Cepat.

Terkait hal itu Wakil Gubernur Jatim Emik Dardak langsung menanggapi laporan yang masuk tentang kerusakan jalan raya dengan gerakan cepat (gercep) merespon langsung dan berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) 8 Kementerian PUPR.

Bahkan, Wagub Jatim langsung meninjau proses perbaikan ruas jalan nasional di Mojokerto-Peterongan.

“Kami mendapat informasi dari warga kemarin terkait kerusakan di ruas jalan nasional Mojokerto-Peterongan. Hingga ada yang ditanami pisang. Kami langsung berkoordinasi dengan BBPJN 8. Pada hari yang sama dilakukan perbaikan dan pohon pisang dicabut,” jelasnya melalui akun IG @emildardak, Sabtu (30/1/2021).

Selanjutnya, pagi ini ia meninjau ke lokasi sepanjang ruas Peterongan-Mojoagung untuk melihat perkembangan penanganan. Wagub didampingi oleh Tim BBPJN 8. Ternyata, kata dia, masih banyak sekali lubang-lubang di ruas tersebut.

“Banyak lubang ini dikarenakan berbagai sebab termasuk kondisi cuaca yang menyulitkan awetnya tambalan lubang. Serta drainase dan limpahan air yang masuk melalui median jalan Jadi penyebab jalan berlubang,” ungkapnya.

Sembari menunggu penanganan utama melalui rekonstruksi/recyling (daur ulang lapisan aspal), ia mengusulkan agar tim penambal jalan yang jumlahnya saat ini ada tujuh untuk ditambah. Perkiraannya, kemampuan sapu lubang bisa mencapai 50 lubang per hari.

“Tadi kami melihat langsung penambalan dengan aspal dingin (cold mix) yang memakan waktu kurang lebih 10-15 menit per titik,” jelasnya seraya berharap anggaran penanganan perbaikan jalan bisa tetap dioptimalkan.

“Memang betul kita ditengah pandemi. Tapi kami berharap agar anggaran untuk perbaikan jalan rusak jangan terdampak pada refocusing karena ini juga penting untuk keselamatan nyawa pengguna jalan,” pungkasnya. (Hadi) Editor:Nas

Baca Lainnya

Khatmil Qur’an Pemprov Jatim, Khofifah Ajak Perkuat Ibadah dan Pengabdian untuk Masyarakat

14 Maret 2026 - 22:30

Wujudkan Kepedulian di Bulan Ramadhan, GWS Jepara Gelar Aksi Berbagi Takjil

14 Maret 2026 - 01:05

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan, Bupati Subandi Target Tuntas Sebelum Lebaran

14 Maret 2026 - 01:02

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

News Trending DAERAH