Menu

Otomatis

NASIONAL

Kepala SKPD, Camat dan Lurah Se -Jaksel Ikut Sosialisasi Pemberantasan Pungli

LOGOS TNbadge-check

Kepala SKPD, Camat dan Lurah Se -Jaksel Ikut Sosialisasi Pemberantasan Pungli Perbesar

Jakarta, TransNews.co.id-Seluruh kepala SKPD di wilayah Pemkot Jakarta Selatan berikut camat serta lurah se-Jakarta Selatan mengikuti Sosialisasi Pemberantasan Pungutan Liar (Pungli), di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (16/6/2021).

Dalam arahannya Plt Walikota Jaksel Isnawa Adji mengatakan, kegiatan ini merupakan pertemuan dalam rangka sosialisasi persiapan Jakarta Kota Bebas Pungli di wilayah Kota Administrasi Jakarta selatan.

Pemberantasan Pungli ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2786 tahun 2016 tentang UPPL tingkat Provinsi.

Kemudian Surat Kemenpolhukam Satgas Saber Pungli Nomor B-13/Hk 00/02/2021 tentang Pedoman Kota Bebas Pungli, dan Keputusan Walikota Jakarta Selatan Nomor 33 Tahun 2021 tentang Unit Pemberantasan Pungutan Liar Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun 2021.

Isnawa mengatakan, sejumlah sektor publik yang rawan pungli diantaranya di sektor perizinan, pelayanan angkutan Umum dan pembuatan KIR, sektor pendidikan, Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah, Hibah dan bantuan Sosial (Bansos), kepegawaian, dan pengadaan jasa.

Adapun langkah-langkah yang perlu dilaksanakan oleh UKPD/SKPD, jelas Isnawa, adalah agar setiap unit melakukan persiapan secara administrasi seperti pembentukan tim satgas pemberantasan pungli oleh masing-masing unit.

Kemudian diharapkan adanya inovasi dan kreatifitas dari masing-masing unit, dapat dilaksanakan penerapan yang secara terus menerus.

“Mari kita dukung Kota Jakarta bebas dari pungutan liar khususnya Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan,” tuturnya.

Sementara, Kepala Inspektur Provinsi DKI Jakarta Saefullah Hidayat menambahkan, untuk mensukseskan pemberantasan pungutan liar harus dimulai dari diri sendiri.

Menurutnya, jika lingkungan kerja terus diingatkan bahwa ada satgas pemberantasan pungli yang mengawasi, maka akan terbentuk budaya untuk menolak pungli.(*) Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

24 Sep 2026 - 15:20 WIB

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

24 Sep 2026 - 11:33 WIB

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

24 Sep 2026 - 10:46 WIB

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

Riset ZIF-8 Antarkan Mahasiswa Teknik Kimia UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

23 Sep 2026 - 16:58 WIB

Riset ZIF-8 Antarkan Mahasiswa Teknik Kimia UPER Sabet Juara 1 Young Scientist Competition 2026

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

23 Sep 2026 - 11:27 WIB

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

Usung Tema “The Verses in Motion”, SANFFEST 2026 Jadi Wadah Sineas Santri Menembus Industri Perfilman Global

21 Sep 2026 - 23:45 WIB

Usung Tema “The Verses in Motion”, SANFFEST 2026 Jadi Wadah Sineas Santri Menembus Industri Perfilman Global
Trending di ENTERTAINMENT