Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Antisipasi Banjir, Gubernur Khofifah Tinjau Tiga Rumah Pompa Kemuning Sampang Madura

LOGOS TNbadge-check


					Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau tiga Rumah Pompa aliran Sungai Kemuning, Sampang, (13/11/2021). Perbesar

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau tiga Rumah Pompa aliran Sungai Kemuning, Sampang, (13/11/2021).

Sampang, Transnews.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau tiga Rumah Pompa aliran Sungai Kemuning, Sampang Madura, (13/11/2021).

Masing-masing ke Rumah Pompa Jl. Bahagia, Rumah Pompa Jl. Delima dan Rumah Pompa Jl. Raya Panggung Kampung Dhabhukor kabupaten Sampang.

Khofifah memastikan, bahwa kesiapan alat pompa air serta petugas jaga yang akan mengantisipasi potensi hujan lebat dan banjir siap siaga. Turut hadir ,Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Kepala Dinas PU SDA Provinsi Jatim M. Isa Anshori, Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cinta karya Jatim Baju Trihaksoro dan Kalaksa BPBD Jatim Budi Santoso.

“Peninjauan ini sebagai salah satu langkah mitigasi guna mengantisipasi banjir luapan Kali Kemuning yang hampir setiap tahun melanda Kabupaten Sampang,” ungkap Khofifah.

Khofifah mengatakan, jika dirinya telah memerintahkan Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Prov. Jatim beserta jajarannya untuk melakukan check and recheck di semua sektor. Bahkan khusus untuk kawasan Rumah Pompa di Sampang ini, Gubernur Khofifah mengaku telah menginstruksikan jauh sebelum dilakukan apel kesiapsiagaan bencana Oktober lalu. imbuhnya.

Desember tahun lalu (2020), saat terjadi banjir cukup luas dan agak lama sekitar 2 minggu , Khofifah menyebut menemukan sejumlah persoalan diantaranya pintu air tidak terbuka karena fiber opticnya hilang, hingga genset dan aki yang tidak berfungsi. Untuk itu, Gubernur Khofifah juga meminta langkah cepat baik dari Provinsi maupun Pemerintah daerah setempat untuk terus melakukan mitigasi dan cek secara berkala.

Keberadaan Rumah Pompa ini disebut Gubernur Khofifah menjadi sangat vital. Tak hanya sebagai pusat pengatur sirkulasi air untuk mencegah banjir, namun juga sirkulasi air pertanian.

“Sesuai dengan prediksi dari BMKG, dimana Fenomena La Nina akan melanda pada penghujung tahun, Gubernur Khofifah meminta kewaspadaan dari semua pihak untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Dinas PU SDA Prov. Jatim penanganan banjir Sungai Kemuning dilaksanakan bersama antara Pemprov Jawa Timur dengan Kementerian PUPR.

Untuk Tahun 2021 ini, kondisi lima stasiun Pompa di Sungai Kemuning, empat diantaranya telah dilakukan pemeliharaan rutin. Sedangkan satu unit pompa sedang di overhaul/pemeliharaan berat. Akan tetapi, fungsi stasiun pompa tersebut masih dapat beroperasi karena untuk sementara disiapkan genset dan pompa mobile.

Sedangkan pekerjaan yang dilaksanakan APBN pada tahun 2021, sedang dikerjakan perkuatan tebing dengan beton pancang sepanjang 2.350 m, rehabilitasi dan pemasangan pintu air sebanyak delapan buah. (hd)

Baca Lainnya

FKPM Mambak Kecam Akun Facebook yang Rendahkan Martabat Ratu Kalinyamat Jepara

3 Februari 2026 - 23:05

Pekerja Bangunan di Jepara Dilarikan ke RSUD Kartini Usai Tersengat Listrik di Atap Gudang SPPG Lebuawu

3 Februari 2026 - 23:02

Temuan Tonggak Penebangan di Beteng Portugis Picu Pertanyaan Tata Kelola Cagar Budaya

3 Februari 2026 - 22:58

Gebyar Literasi Anak Meriahkan Harjasda ke-167, Tanamkan Budaya Menabung dan Cinta Sidoarjo Sejak Dini

3 Februari 2026 - 22:52

News Trending DAERAH