Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Batang Petakan Sasaran Penerima

LOGOS TNbadge-check


					Percepatan Vaksinasi, Pemkab Batang Petakan Sasaran Penerima Perbesar

Batang, Transnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Batang makin menggencarkan percepatan vaksinasi hingga akhir Desember, dengan meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) memetakan sasaran penerima vaksin, hingga pelosok-pelosok desa.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, sampai saat capaian vaksinasi di Kabupaten Batang mendekati target 70 persen, sedangkan Lanjut usia (Lansia) masih harus diintensifkan, agar cepat mencapai target.

“Vaksinasi dosis 1 untuk umum sudah mencapai 63 persen dan lansia 48 persen. Saya sudah perintahkan Kepala Dinkes untuk terus melakukan percepatan vaksinasi dan memetakan wilayah yang menjadi fokus dari target,” katanya, saat memimpin Apel Tiga Pilar Jelang Nataru, di halaman Mapolres Batang, Kabupaten Batang, Senin (13/12/2021).

Selain Pemda bersama unsur TNI/Polri, percepatan vaksinasi juga butuh dukungan dari elemen organisasi kemasyaratan yang ada di Kabupaten Batang untuk ikut mendukung percepatan vaksinasi di pedesaan.

Percepatan vaksinasi yang selama ini diintensifkan selama satu bulan, agar di akhir Desember tercapai 70 persen.

“Saya paham betul suasana kebatinan anggota TNI/Polri sekarang agak kesulitan untuk mencari siapa lagi yang akan divaksin. Meski demikian, semangat untuk percepatan vaksinasi jalan terus, karena kami selalu mendukung,” tegasnya.

Ditemui secara terpisah, Kepala Dinkes Batang, dr. Didiet Wisnuhardanto menerangkan, Dinkes bersama Disdukcapil sekarang sedang berupaya mengurai data antara warga yang sudah dan yang belum menerima vaksin.

“Ada 40 ribu NIK yang belum tertata rapi, jadi kami tidak bisa mengetahui berapa jumlah warga yang sudah divaksinasi atau belum. Tapi secara bertahap sudah ada perbaikan sebanyak 8 ribu, nanti kedepan lebih baik,” ujar dia.

Baca Lainnya

Keren, Shila at Sawangan Sukses Gelar Depok Night Run Ramadhan 2026

6 Maret 2026 - 23:39

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

Bukan Sekadar Jurnalistik, SWI Kota Depok Konsisten Kawal Advokasi Kesehatan Warga

1 Maret 2026 - 20:12

Bupati Mojokerto Dampingi Menteri HAM Kunjungi Korban Keracunan MBG di RSUD Dr. Soekandar

15 Januari 2026 - 20:13

Bupati Mojokerto Dampingi Menteri HAM Kunjungi Korban Keracunan MBG di RSUD Dr. Soekandar
News Trending KESEHATAN