Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Fisik Gedung Sekolah MI & MTs Wilayah Cianjur Dianaktirikan

LOGOS TNbadge-check

Cianjur,Transnews-Hampir seluruh bangunan fisik gedung sekolah,Madrasah Ibtidaiah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs),di beberapa wilayah kecamatan, kabupaten Cianjur,Jawa Barat,mengalami kerusakan cukup parah dan menghawatirkan. Jika tidak segera dibantu untuk perbaikan,tentu akan mengganggu kegiatan belajar dan mengajar di sekolah yang berada dibawah naungan Kementrian Agama itu.

Salah satu bangunan sekolah yang perlu segera mendapat perhatian adalah gedung sekolah Madrasah Ibtidaiah
Cibitung yang berlokasi di desa Girijaya,kecamatan Cibinong.

Pantauan transnews.co.Id,dilapangan, Minggu (17/6/2019),kondisi pisik bangunan sekolah yang jumlahna 5 lokal,satu ruang kantor itu,sangat menghawatirkan.Dindingnya terkelupas, Plafon atap yang terbuat dari bilik bambu sudah ditopang dengan kayu karena lapuk dimakan usia.

Kepala Sekolah MI Cibitung, Mustopa, saat ditemui,mengungkapkan MI Cibitung berdiri tahun 1970,dibawah naungan Yayasan IBN Sulaiman.Sejak berdiri belum pernah mendapat bantuan fisik dari pemerintah.

” Bangunan ini, murni dari masayarakat dan kas Yayasan dan belum pernah mendapat bantuan,entah kenapa gedung-gedung sekolah yang berbasis keagamaan kurang diperhatikan terkesan dianaktirikan “Ujar Mustopa.

Hal senada diungkapkan Kepala MTs, Cimaskara, Titin Rostini.Pisik ruang kelas,sebagian masih berdinding papan kayu seadanya. Meski begitu tetap semangat dalam kegiatan belajar mengajar.

“Meski terkendala dengan kondisi bangunan, kami tetap bersemangat demi mencerdaskan penerus bangsa,” Ujar Titin, seraya berharap ada perhatian dari pemerintah agar ruang kelas yang berdinding papan bisa diganti seperti sekolah lain.

Keluhan, Mustopa dan Titin sebagai guru sekaligus Kepala Sekolah,contoh dari ratusan bahkan mungkin ribuan dari keluhan para guru khususnya dipelosok yang luput dari perhatian pemerintah.

Keluhan keluhan tersebut tentu bukan hanya dicibir, tetapi harus pula segera dibantu oleh pemerintah, demi pemerataan pendidikan yang berkualitas serta yang berkeadilan.(Mal/Nas)

Gedung MI Cibitung tampak depan.


Baca Lainnya

Jakarta Peringkat 2 Dunia Penyumbang Metana, Pakar UPER: Alarm Bom Waktu Iklim!

2 Mei 2026 - 15:18

BPK dan DPR RI Sosialisasikan Akuntabilitas Dana Desa di Pasuruan, Ratusan Kades Hadir

1 Mei 2026 - 18:40

Wabub Sidoarjo Lantik Tiga Organisasi Alumni HMI, Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan

1 Mei 2026 - 18:38

Kasatlantas Polres Jepara Ajak Insan Pers Bersinergi Wujudkan Lalu Lintas Tertib

1 Mei 2026 - 18:30

News Trending DAERAH