Menu ✖

Otomatis

DEPOK

Wali Kota Depok Hadiri Rakernas XVII APEKSI Tahun 2024

LOGOS TNbadge-check

Dok. Prokopim Setda Depok. Perbesar

Dok. Prokopim Setda Depok.

BALIKPAPAN, transnews.co.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di BSCC Dome Balikpapan, Selasa (04/06/2024).

Rakernas APEKSI XVII tahun 2024 dibuka oleh Presiden Jokowi dalam pidatonya Jokowi menyampaikan permasalah kemacetan perkotaan yang diprediksi akan meningkat di masa mendatang.

“Sudah sering saya sampaikan bahwa di tahun 2045 sebanyak 70 persen penduduk kita ini akan ada di perkotaan. Kalau dunia di tahun 2058, ada 80 persen penduduk dunia ini akan ada di perkotaan, apa yang akan terjadi?, beban kita akan menjadi sangat berat,” ucap Jokowi.

“Kita melihat sekarang ini sudah banyak kota-kota di negara kita sudah mulai macet,” tambahnya.

Jokowi menghimbau kepada seluruh Wali Kota untuk menyiapkan grand design pembangunan kota yang ramah lingkungan dan diharapkan tidak memunculkan kemacetan yang lebih tinggi lagi.

“Oleh sebab itu sekali lagi rencana kota secara detail mengenai transportasi massa, transportasi umum harus dimiliki setiap kota di Indonesia,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Mohammad Idris mengungkapkan bahwa berdasarkan arahan dari Jokowi, tiap kota harus memiliki karakter masing-masing, harus ada perbedaan yang memang excellent di tiap kota.

“Bagaimana kota ini pada tahun 2045 itu populasi Indonesia 70 persen ke kota. Artinya kita juga harus siap menjadi kota yang loveable dan liveable,” pungkas Idris.

Idris mengatakan bahwa sebuah kota harus menjadi kota yang layak untuk dihuni, nyaman serta disukai oleh pengunjung serta juga warganya.

Lebih lanjut, dirinya menanggapi arahan Jokowi mengenai permasalahan kemacetan yang terjadi di setiap kota.

“Masalah kemacetan tentunya tidak begitu ruwet karena Kota Depok ini terkoneksi dengan Jakarta (Jabodetabek), yang mana penangannya melalui Undang-undang (UU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ),” sambungnya.

“Dengan adanya UU DKJ ini akan membantu Kota Depok masuk kesitu serta pembangunan akan terkolaborasi dengan kota-kota yang lain di Jabodetabek,” ujarnya.

Idris berharap melalui Rakernas XVII APEKSI tahun 2024 dapat menghasilkan rekomendasi yang efektif dan realistis.

“Harapannya semoga Rakernas XVII APEKSI ini menghasilkan rekomendasi yang efektif dan realistis yang disampaikan kepada pemerintah pusat, bahwa problem tadi yang kita lakukan sebagai tantangan di 2045, dimana 70 persen populasi Indonesia tinggal di kota. Nah ini harus dipersiapkan oleh kota masing-masing, tapi tidak bisa berdiri sendiri harus berkolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemeritah pusat,” tandasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

24 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

24 Sep 2026 - 21:11 WIB

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

Warga Desak APH Turun Tangan Usut Dugaan Gudang Solar Ilegal di KSU, Sukmajaya Depok

24 Sep 2026 - 18:07 WIB

Warga Desak APH Turun Tangan Usut Dugaan Gudang Solar Ilegal di KSU, Sukmajaya Depok

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

24 Sep 2026 - 15:20 WIB

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

24 Sep 2026 - 11:33 WIB

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

24 Sep 2026 - 10:46 WIB

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar
Trending di DEPOK