Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Tim Cyber Satreskrim Polresta Sidoarjo Konten Asusila di Medsos Grup LGBT

LOGOS TNbadge-check


					Tim Cyber Satreskrim Polresta Sidoarjo Konten Asusila di Medsos Grup LGBT Perbesar

Tim Cyber Satreskrim Polresta Sidoarjo Konten Asusila di Medsos Grup LGBT

SIDOARJO, transnews.co.id – Tim cyber Satreskrim Polresta Sidoarjo mengungkap aktifitas grup LGBT “Cowok Manly Sidoarjo” di media sosial lengkap dengan konten-konten asusila. Ada tiga pria yang berhasil diamankan polisi dalam kasus ini.

Kedua pelaku yakni AY, 22 tahun, asal Nganjuk dan RM, 22 tahun, asal Jombang, harus berurusan dengan polisi di Sidoarjo, karena memiliki perilaku seksual menyimpang yakni menyukai sesama jenis. Di grup media sosial Cowok Manly Sidoarjo mereka membuat unggahan konten asusila.

AY dan RM terbukti melakukan postingan di media sosial ajakan bermain seks sesama jenis.

“AY yang berprofesi sebagai penjual penyetan di Wage, Taman, ini diajak RM untuk bergabung grup LGBT Cowok Manly Sidoarjo di media sosial.

“Di dalam grup tersebut, keduanya memposting konten-konten asusila untuk mengajak bermain seks dengan sesama jenis,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing, Senin (11/8/2025).

Sementara itu, satu orang lagi sebagai tersangka, adalah SM, pria 32 tahun, asal Jember sebagai admin grup Cowok Manly Sidoarjo.

Tujuannya membuat grup tersebut, untuk menarik pelanggan jasa pijat alat vital dan melampiaskan hasrat seksualnya dengan sesama jenis.

Pengungkapan kasus tersebut, menurut Kombes. Pol. Christian Tobing, bermula dari laporan masyarakat pada Juli 2025 lalu bahwa adanya aktifitas grup gay secara virtual di media sosial yang kawasannya ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Sehingga ditindaklanjuti penyelidikan oleh tim Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan persangkaan Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (2) UURI Nomor 1 Th 2024 tentang Perubahan kedua atas UURI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Pasal 29 UURI Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi atau Pasal 30 UURI Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Baca Lainnya

Hadiri Operasi Pasar Murah Jepara, Ketua DPRD Dorong Pemerintah Tetap Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

12 Maret 2026 - 20:28

Kuasa Hukum HS Layangkan Somasi Keras Terhadap Kasno

12 Maret 2026 - 20:06

Jelang Mudik Lebaran, Polda Jateng Siagakan 28.980 Personel Gabungan dalam Operasi Ketupat Candi 2026

12 Maret 2026 - 19:45

Ingatkan ASN, Sekda Depok: Fasilitas Negara Bukan untuk Keperluan Mudik!

12 Maret 2026 - 19:34

News Trending DEPOK