Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pemkab Sidoarjo Resmikan Dapur SPPG di Kelurahan Magersari 

Avatar photobadge-check


					Pemkab Sidoarjo Resmikan Dapur SPPG di Kelurahan Magersari  Perbesar

Pemkab Sidoarjo Resmikan Dapur SPPG di Kelurahan Magersari 

SIDOARJO, transnews.co.id – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sidoarjo bertambah. Kali ini dapur untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut berdiri di Kelurahan Magersari Kecamatan Sidoarjo. Senin kemarin, (25/8/2025), dapur SPPG tersebut diresmikan Pemkab Sidoarjo.

Setiap harinya 4 ribu porsi makanan dibuat didapur SPPG Magersari yang dikelola oleh Yayasan Perempuan Semangat Garuda tersebut.

Ribuan porsi makanan beragam, bergizi dan seimbang tersebut diberikan kepada para siswa dibeberapa sekolah di Kecamatan Sidoarjo. Seperti di TK Magersari, SDN Magersari sampai SMPN 1 dan 2 Sidoarjo.

 

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakhmie Herawati yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi saat peresmian berharap program MBG di Kabupaten Sidoarjo berjalan optimal.

Pemkab Sidoarjo akan mendukung program Presiden Prabowo tersebut. Kolaborasi bersama akan dilakukan untuk mensukseskan program peningkatan gizi anak-anak itu.

“Program MBG tidak hanya bisa dilakukan pemerintah pusat, kolaborasi dengan pemerintah daerah juga dibutuhkan untuk memastikan program ini berjalan maksimal,”ucapnya.

Dikatakannya digandengnya Yayasan Perempuan Semangat Garuda merupakan salah satu kolaborasi menjalankan program MBG di Kabupaten Sidoarjo.

Disampaikannya, bahwa dapur SPPG Magersari dipersiapkan dengan ketentuan ketat. Sarana, prasarana, SDM, dan tata kelola menjadi syarat dapur SPPG dapat berdiri. Hal tersebut wajib dipatuhi agar tidak muncul permasalahan setelah makanan didistribusikan ke para siswa.

Bahkan SDM penjamah makanan diharuskan memiliki sertifikat pelatihan khusus untuk memastikan keamanan pangan.

“Kami meminta seluruh pengelola dapur untuk memperhatikan aturan yang berlaku, perlengkapan dan alur kerja wajib dipatuhi agar tujuan pemberian gizi terbaik bagi anak-anak dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Perempuan Semangat Garuda, Rahmawati mengatakan, bahwa dapur MBG yang dikelolanya akan melayani 4 ribu paket makanan setiap hari.

Pengolahan makanan dilakukan oleh sekitar 20 juru masak. Seminggu mereka bekerja lima hari untuk mensajikan makanan dalam wadah stainless steel.

Ia berharap program MBG di Kabupaten Sidoarjo mampu menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak Sidoarjo.

“Saya melihat sendiri, banyak anak-anak berangkat sekolah tanpa sarapan, sehingga melalui program MBG, anak-anak mendapat asupan bergizi langsung dari sekolah,”ucapnya.

Baca Lainnya

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah, Pakar UPER: Saatnya Indonesia Mandiri Teknologi dan Energi

11 Maret 2026 - 16:39

Peringati HUT Ke-45, Dirut Tirta Kahuripan: Fokus Digitalisasi dan Efisiensi Atasi Kehilangan Air

11 Maret 2026 - 16:18

Sambut Kunjungan Zulkifli Hasan, Ketua DPRD Jepara Dorong Sinergi Ketahanan Pangan

11 Maret 2026 - 03:26

Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,7 Miliar ke Nganjuk, Sasar Lansia, Disabilitas hingga Penguatan Desa

11 Maret 2026 - 03:20

News Trending DAERAH