Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Dinas Kominfo Jatim Gelar CERDIG di Gresik

Avatar photobadge-check


					Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Jatim, Putut Darmawan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Cerdig Kominfo Jatim di Gresik, Rabu (17/9/2025). Perbesar

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Jatim, Putut Darmawan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Cerdig Kominfo Jatim di Gresik, Rabu (17/9/2025).

GRESIK, transnews.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan CERDIG – Cerdas Digital di Koromi Cafe, Kabupaten Gresik, Rabu (17/9/2025).

Acara bertema “Memperkuat Peran Generasi Muda di Sektor Komunikasi Publik dan Ekonomi Kreatif dalam Menangkal Disinformasi dan Hoaks di Media Sosial” ini menghadirkan 70 peserta dari kalangan content creator, pegiat media sosial, HIPMI Gresik, Gresik Creative Hub, hingga Gekraf Gresik.

Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menegaskan pentingnya meningkatkan literasi digital di tengah tingginya penggunaan media sosial sebagai sumber informasi. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital, 72,6 persen masyarakat Indonesia lebih memilih media sosial dibanding televisi atau portal berita online.

“Sayangnya, survei APJII juga menunjukkan bahwa media sosial justru menjadi saluran paling banyak ditemukannya disinformasi dan hoaks. Karena itu, masyarakat harus semakin cerdas dalam bermedia digital. Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama agar ruang digital di Jawa Timur semakin sehat,” ujarnya.

Dua narasumber turut mengisi acara ini. Rojil Nugroho Bayu Aji, dosen FISIP Universitas Negeri Surabaya, menekankan pentingnya etika digital sebagai pondasi dalam menjaga harmoni sosial dan budaya. Ia mengingatkan generasi muda untuk selalu melakukan cek sumber, fact-checking, dan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

Sementara itu, Rian Septrianto Maulana, Ketua DPW Gekraf Jatim, menyoroti peran ekonomi kreatif sebagai senjata melawan hoaks. Menurutnya, komunitas kreatif, pelajar, dan mahasiswa dapat berkontribusi dengan menghasilkan konten-konten edukatif yang menginspirasi.

“Strategi komunikasi publik yang kreatif bisa menjadi cara efektif untuk menahan laju penyebaran hoaks sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” jelas Rian.

Kegiatan CERDIG ini diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih produktif, edukatif, dan bebas dari hoaks.

Baca Lainnya

Hari Raya Idul Fitri, Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Silaturahmi dan Saling Memaafkan

21 Maret 2026 - 21:51

Konflik Timur Tengah Memanas, BP3MI Jatim Siagakan Satgas 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Kepulangan PMI

21 Maret 2026 - 21:46

Pastikan Arus Mudik Aman dan Terkendali, Bupati Bersama Forkopimda Sidoarjo Sidak Pos Pengamanan Malam Idul Fitri

21 Maret 2026 - 21:42

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

News Trending PENDIDIKAN