Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Jelang Nataru 2025/2026, PLN Tangani Hotspot di GI Menes

Avatar photobadge-check


					Jelang Nataru 2025/2026, PLN Tangani Hotspot di GI Menes Perbesar

Banten, Transnews.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Barat melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cilegon berhasil menangani temuan titik panas (hotspot) pada klem Current Transformer (CT) fasa R di bay Kopel Gardu Induk (GI) Menes.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan dan keamanan pasokan listrik menjelang periode Siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hasil investigasi di lapangan menunjukkan bahwa anomali pada klem CT disebabkan oleh penumpukan grease (gemuk) yang mengering serta kondisi baut yang mulai mengalami korosi.

Kondisi tersebut meningkatkan resistansi kontak sehingga memicu timbulnya hotspot. Pekerjaan perbaikan dilaksanakan oleh tim pemeliharaan Gardu Induk ULTG Rangkas yang berjumlah lima personel dan diselesaikan dalam waktu sekitar lima jam.

Proses pekerjaan meliputi pemadaman terencana (planned outage), pembersihan menyeluruh pada klem dan permukaan kontak, penghilangan sisa grease yang mengering serta karat pada baut, penggantian baut yang mengalami korosi, pengencangan kembali klem, hingga pengukuran suhu ulang menggunakan kamera termal untuk memastikan kondisi koneksi telah kembali normal sebelum sistem dioperasikan.

Manager UPT Cilegon, Eka Annisa Ambarani, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme dan keselamatan kerja.

“Tim UPT Cilegon bekerja secara sigap dan terukur dalam mengatasi anomali ini. Perbaikan berhasil diselesaikan dalam waktu lima jam berkat kolaborasi tim serta pemantauan termal yang intensif, sehingga potensi gangguan transmisi dapat diminimalkan,” ujar Eka.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIT Jawa Bagian Barat, Himmel Sihombing, menegaskan bahwa penanganan hotspot merupakan langkah proaktif PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi.

“Keberhasilan pekerjaan ini memperkuat integritas aset GI Menes dan meningkatkan keandalan pasokan listrik, khususnya bagi wilayah Labuan dan Pandeglang, sehingga pelanggan dapat menikmati layanan listrik yang andal selama periode Nataru,” jelas Himmel.

PLN terus berkomitmen memberikan layanan kelistrikan terbaik kepada masyarakat melalui pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan sebagai wujud nyata semangat Melayani Sepenuh Hati.

Baca Lainnya

Bantu Petani Naik Kelas: Inovasi Bionghum Mahasiswa UPER Tingkatkan Pendapatan Hingga 40 Kali Lipat

2 February 2026 - 14:46

Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan Gardu Induk Rawan Banjir di Jakarta

2 February 2026 - 14:02

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 February 2026 - 11:30

Bantu Fresh Graduate Tembus Dunia Kerja, Mahasiswa LSPR Luncurkan HireMeUp

1 February 2026 - 16:04

HireMeUp
News Trending NASIONAL