Jakarta, Transnews.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cikupa berhasil melaksanakan energize (pemberian tegangan) perdana pada Bus Section A 500 kV di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Balaraja pada Senin (13/4).
Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Jawa-Bali, khususnya Banten dan sekitarnya.
Pembangunan Bus Section A 500 kV GITET Balaraja merupakan langkah strategis untuk memisahkan sistem pembangkit Suralaya dengan Jawa 7. Pemisahan ini bertujuan meningkatkan fleksibilitas operasi sistem serta meminimalkan potensi gangguan yang dapat berdampak luas pada sistem interkoneksi.

Manager UPT Cikupa, Riza Fahlefi, menyampaikan bahwa keberhasilan energize ini merupakan hasil sinergi kuat lintas unit sejak tahap perencanaan hingga implementasi di lapangan.
“Energize Bus Section A 500 kV GITET Balaraja merupakan langkah strategis dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan. Dengan pemisahan sistem pembangkit Suralaya dan Jawa 7, sistem menjadi lebih fleksibel serta mampu mengurangi risiko gangguan meluas,” ujarnya.
Pelaksanaan pembangunan hingga proses energize dilakukan di bawah pengawasan ketat UIT JBB bersama UPT Cikupa guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan memenuhi standar mutu, keselamatan, dan ketentuan yang berlaku.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan ini.
“Keberhasilan energize ini menunjukkan komitmen dan profesionalisme seluruh tim dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Kami mengapresiasi kerja keras tim di lapangan yang telah memastikan seluruh proses berjalan aman, andal, dan sesuai standar,” ungkapnya.
Proses energize juga melibatkan pengawasan terpadu dari berbagai tim, di antaranya Tim Pengembangan Sistem Transmisi, Tim Pemeliharaan Proteksi, serta Tim Pemeliharaan Gardu Induk UIT JBB, yang bersinergi dengan UPT Cikupa dan ULTG Balaraja dalam memastikan kesiapan peralatan dan sistem sebelum pemberian tegangan dilakukan.
Dengan keberhasilan energize Bus Section A ini, PLN optimistis keandalan sistem kelistrikan akan semakin meningkat, sekaligus mampu mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri secara berkelanjutan.








