Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Perluas Layanan, RSUD KiSA Depok Siapkan Penambahan 50 Mesin Hemodialisa

Avatar photobadge-check


					Direktur RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok, Agus Gojali. Perbesar

Direktur RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok, Agus Gojali.

DEPOK, transnews.co.id – RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok menyiapkan pengembangan layanan kesehatan melalui rencana penambahan 50 unit mesin hemodialisa sebagai upaya menjawab tingginya kebutuhan layanan ginjal di masyarakat.

Direktur RSUD KiSA, Agus Gojali mengatakan, pengembangan ini dilakukan melalui pembangunan rumah sakit layanan ginjal terpadu yang ditargetkan mulai berproses pada tahun depan.

Pihaknya saat ini telah mengajukan anggaran untuk pembangunan tersebut dan tengah memasuki tahap perencanaan teknis.

“InsyaAllah anggaran sudah kami ajukan. Tahun ini kami fokus pada penyusunan DED dan kajian FAS sebagai tahap awal,” ujarnya dalam acara puncak HUT ke-18 RSUD KiSA Kota Depok, Kamis (30/04/2026).

Menurutnya, pengembangan layanan ginjal terpadu ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan layanan hemodialisa atau cuci darah di Kota Depok dan sekitarnya.

Saat ini, RSUD KiSA telah memiliki 24 unit mesin hemodialisa yang melayani pasien gagal ginjal. Namun, kapasitas tersebut masih belum mampu mengimbangi tingginya permintaan layanan.

“Ketika rumah sakit layanan khusus ginjal terpadu ini sudah terwujud, kami menargetkan penambahan menjadi 50 unit hemodialisa,” jelasnya.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mengurangi antrean pasien yang hingga kini masih cukup tinggi.

“Waiting list atau daftar tunggu layanan hemodialisa saat ini sudah lebih dari 20 pasien. Artinya, kami memang belum bisa melayani seluruh kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan adanya pengembangan fasilitas tersebut, RSUD KiSA diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, cepat, dan merata bagi pasien, khususnya penderita gagal ginjal yang membutuhkan terapi rutin.

Agus menegaskan, pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen RSUD KiSA dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Ini menjadi langkah penting agar ke depan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan hemodialisa yang sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Baca Lainnya

Jakarta Peringkat 2 Dunia Penyumbang Metana, Pakar UPER: Alarm Bom Waktu Iklim!

2 Mei 2026 - 15:18

YGP Berikan 30 Paket Sembako Kepada Warga Tapos Depok

1 Mei 2026 - 20:57

BPK dan DPR RI Sosialisasikan Akuntabilitas Dana Desa di Pasuruan, Ratusan Kades Hadir

1 Mei 2026 - 18:40

Wabub Sidoarjo Lantik Tiga Organisasi Alumni HMI, Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan

1 Mei 2026 - 18:38

News Trending DAERAH