Depok, Transnews.co.id – Renovasi atau pembangunan ulang turap roboh di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kalimulya 1, Kecamatan Cilodong dinyatakan rampung pada Senin (11/5/2026).
Berdasarkan hasil kunjungan dilapangan, per-11 Mei 2026 ini pembangunan itu telah memasuki tahap akhir, seperti dikatakan salah satu pekerja yang ada dilokasi.
“Sudah selesai bang, sudah hampir seratus persen. Ini sih sore sudah selesai semua,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu turap di TPU Kalimulya 1 Cilodong sempat ambruk akibat curah hujan yang tinggi, sehingga ambruknya turap dianggap sebagai bencana alam.
Ambruknya turap tersebut memantik berbagai tanggapan dari banyak pihak, diantaranya aktivis Depok dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Anggota Komisi C pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Bambang Sutopo memberikan komentar dan tanggapannya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mendukung langkah Pemkot yang tanggap dalam menyelesaikan masalah teknis yang ada.
“Tetap kedepan, Pemkot Depok khususnya Disrumkim harus lebih selektif dalam memilih rekanan. Tapi bencana ini juga harus dijadikan pelajaran agar tidak terulang kembali, perencanaan harus matang,” kata Bambang Sutopo kepada wartawan.
Politisi senior tersebut juga memberikan apresiasi kepada Disrumkim Depok dan pelaksana yang telah kompak, bahu-membahu menyelesaikan masalah turap ambruk itu, sehingga tidak menimbulkan masalah hukum.
“Apresiasi tentu kepada pelaksana yang bersedia membangun kembali turap yang ambruk, sedang Disrumkim saya nilai telah tepat menjadi jembatan yang baik, sehingga perihal ini tidak menimbulkan masalah hukum,” paparnya.
Pria yang biasa disapa HBS itu juga meminta berbagai pihak untuk tidak berlarut-larut dan memperkeruh keadaan dengan melakukan berbagai ancaman aksi seperti aksi demonstrasi.
“Kalau bisa mah sudah ya, jangan diperkeruh. Pemerintah kan punya tugas yang banyak. Biarkan mereka bekerja demi kemajuan pembangunan di Kota Depok,” pungkasnya











