Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Festival Depok Heritage 2026: Kenalkan Akar Sejarah dan Nilai Toleransi ke Generasi Muda

Avatar photobadge-check


					Flayer Heritage Depok. (Dok. Disporyata) Perbesar

Flayer Heritage Depok. (Dok. Disporyata)

DEPOK, transnews.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) bersiap menggelar Festival Depok Heritage 2026 pada akhir pekan ini, Sabtu dan Minggu, 27–28 Juni 2026.

Berpusat di kawasan bersejarah Depok Lama mulai dari Jalan Pemuda hingga kawasan Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) festival ini digelar sebagai bentuk perayaan 312 tahun sejarah Kaum Depok sekaligus upaya memperkuat identitas budaya lokal.

Startik, Kepala Bidang Kebudayaan, Pengembangan Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf) Disporyata Kota Depok, menjelaskan bahwa festival ini menjadi momentum krusial untuk memperkenalkan kembali akar sejarah Kota Depok yang kaya akan nilai keberagaman, toleransi, dan gotong royong kepada generasi muda.

“Festival Depok Heritage menjadi momentum untuk mengenalkan kembali sejarah Kaum Depok sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Depok kepada masyarakat,” ujar Startik, Senin (15/06/2026).

Festival yang berlangsung selama dua hari ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif bagi para pengunjung. Sejumlah agenda besar telah disiapkan untuk memeriahkan suasana di kawasan Depok Lama.

Pada hari pertama, Sabtu (27/06), masyarakat dapat menikmati Bazar UMKM yang diikuti oleh 50 pelaku usaha lokal dengan menyajikan produk kuliner, kerajinan tangan, dan fesyen.

Selain itu, ada pula Pameran Foto Sejarah di Depok Historical Studio yang menampilkan perjalanan visual Kota Depok dari masa ke masa, serta Festival Art Depok Lama yang memamerkan pembuatan mural bertema sejarah oleh para seniman lokal.

Suasana sore hari dipastikan akan semakin semarak dengan adanya Parade Budaya. Dalam atraksi ini, ratusan warga Kaum Depok akan berjalan dari Jalan Pemuda menuju kawasan YLCC dengan mengenakan busana tempo dulu.

“Kami ingin masyarakat bisa menikmati suasana Depok Lama sekaligus mengenal lebih dekat sejarah yang menjadi bagian dari identitas kota ini,” ujarnya.

“Parade budaya menjadi salah satu atraksi yang menggambarkan perjalanan sejarah dan kehidupan masyarakat Depok dari masa ke masa,” tutur Startik.

Memasuki malam hari, festival akan membawa pengunjung bernostalgia lewat acara musik Depok Lama Tembang Kenangan yang membawakan lagu-lagu populer era 1970-an hingga 1980-an, sebelum akhirnya ditutup dengan penampilan enerjik dari Koplo Disko.

Kemeriahan festival masih terus berlanjut hingga Minggu (28/06). Masyarakat tetap bisa mengunjungi bazar UMKM, pameran foto sejarah, serta menyaksikan penyelesaian akhir dari karya mural seniman Depok.

Selain kegiatan publik, agenda hari kedua juga akan diisi oleh kegiatan internal YLCC, yaitu Ibadah Perayaan 312 Tahun Jemaat Masehi Depok yang dilaksanakan di gereja bersejarah, GPIB Immanuel Depok.

Melalui seluruh rangkaian acara ini, Pemkot Depok berharap nilai-nilai historis tidak luntur digilas zaman, melainkan menjadi modal sosial yang terus dirawat.

“Harapannya masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati hiburan, tetapi juga semakin mengenal sejarah kotanya, menghargai warisan budaya yang dimiliki, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap Depok sebagai rumah bersama,” pungkasnya.

Rencana penyelenggaraan Festival Depok Heritage 2026 ini pun mendapat sambutan hangat serta apresiasi positif dari kalangan jurnalis lokal yang menilai pentingnya pelestarian sejarah bagi generasi penerus.

Ketua Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kota Depok, Yenny, sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan warisan sejarah Kota Depok. Menurutnya, warisan sejarah memang harus tetap dijaga dan diperkenaklan kepada generasi muda agar tetap terjaga.

“Saya sangat mengapresiasi dengan diadakannya festival Depok Heritage 2026, harapannya warisan sejarah Kota Depok tetap dirawat dan dikenalkan kepada generasi muda,” ucapnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas, Festival Depok Heritage 2026 diharapkan mampu menjadi ruang yang menjaga jejak panjang Kaum Depok agar tetap hidup dan menjadi identitas yang menyatukan seluruh warga dari berbagai latar belakang.

Baca Lainnya

Sekolah Rakyat Pacitan Beroperasi Tiga Shift, Progres Tembus 83,9 Persen

25 Juni 2026 - 18:28

Dukung Gerakan Cinta Kampus, Ketua DPRD Usulkan Diperluas Jadi Gerakan Cinta Jepara

25 Juni 2026 - 14:03

Bank Jateng Gelontorkan Rp450 Juta, Tiga Desa di Jepara Kini Miliki Sumur Bor Atasi Krisis Air

24 Juni 2026 - 22:38

Wakil Ketua Kadin Depok Dukung Dian Nurfarida

24 Juni 2026 - 14:20

News Trending DEPOK