SEMARANG, transnews.co.id– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) sekaligus Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Basecamp SWI Semarang, Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi organisasi pasca Musyawarah Nasional (Munas) SWI serta persiapan menghadapi proses verifikasi Dewan Pers.
Ketua DPW SWI Jawa Tengah, Andrie Once, mengatakan bahwa hasil Munas membawa sejumlah agenda strategis yang harus segera ditindaklanjuti di tingkat daerah. Karena itu, pihaknya melakukan pembenahan organisasi, mulai dari penyegaran struktur kepengurusan hingga persiapan menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SWI di Jakarta.
“Usai Munas, ada beberapa agenda penting yang harus segera disiapkan, terutama menghadapi verifikasi Dewan Pers. Di Jawa Tengah kami mulai melakukan pembenahan internal agar organisasi semakin solid dan program-program dapat berjalan optimal,” ujar Andrie Once.
Selain pembahasan restrukturisasi kepengurusan, rapat juga membahas sejumlah agenda strategis lainnya, di antaranya pembentukan panitia pelantikan DPW SWI Jawa Tengah, persiapan menyambut tim verifikasi Dewan Pers, rencana audiensi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah, hingga program ketahanan pangan berbasis ekonomi kerakyatan.
Andrie Once mengungkapkan, dirinya baru saja melakukan kunjungan ke Jakarta untuk bersilaturahmi dengan jajaran DPP SWI sekaligus bertemu Ketua Umum SWI. Dari pertemuan tersebut, DPW SWI Jawa Tengah memperoleh berbagai arahan terkait program kerja organisasi ke depan.
“Pertemuan dengan DPP menghasilkan banyak masukan mengenai program kerja. Namun, sebelum menjalankan program tersebut, kami harus memperkuat organisasi dari dalam agar seluruh agenda dapat terlaksana secara maksimal,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pergantian maupun rotasi kepengurusan merupakan hal yang lazim dalam sebuah organisasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pengambilan keputusan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat, sekaligus memberikan ruang kepada pengurus untuk memperkuat organisasi di wilayah masing-masing.
Dalam susunan kepengurusan terbaru, Agung Prayitno dipercaya menjabat Sekretaris Wilayah menggantikan Saputra Hadiwinarto, yang selanjutnya akan memperkuat Tim Advokasi Hukum SWI Jawa Tengah sebagai Kepala Departemen Advokasi dan Hukum.
Sementara itu, Ahmad Mukhlis tetap mengemban amanah sebagai Bendahara, sedangkan Agus Romadhon melanjutkan tugas sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK). Posisi kepengurusan lainnya akan segera dilengkapi berdasarkan rekam jejak serta kebutuhan organisasi.
Menurut Andrie Once, soliditas dan profesionalisme menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi.
“Konsolidasi ini bukan sekadar seremoni pergantian pengurus, tetapi menjadi langkah bersama untuk memastikan DPW SWI Jawa Tengah semakin solid dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan organisasi,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bendahara DPW SWI Jawa Tengah, Ahmad Mukhlis, menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
“Manajemen keuangan yang sehat, transparan, dan terbuka menjadi kunci keberlanjutan program-program SWI ke depan. Insyaallah kami akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.












