SURABAYA, transnews.co.id — Pemerintah memastikan bantuan pangan komoditas beras untuk 33,4 juta masyarakat Indonesia disalurkan secara gratis.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, penyaluran bantuan beras gratis tersebut merupakan arahan langsung Presiden. Hal itu disampaikannya saat menghadiri penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Rabu (12/8/2026).
“Untuk bantuan pangan untuk 33,4 juta masyarakat kita itu gratis. Itu adalah perintah Bapak Presiden,” tegas Amran.
Menurutnya, kebijakan tersebut didukung oleh kondisi stok beras nasional yang saat ini berada pada posisi tinggi. Pemerintah memiliki stok sekitar 5,2 juta ton beras.
Amran menegaskan, tingginya stok tersebut tidak semata-mata berasal dari impor. Kemampuan produksi pertanian dalam negeri disebut menjadi salah satu penopang utama ketersediaan beras nasional.
“Beras kita menyimpan 5,2 juta. Kalau mau datang tanya ke BPS, kalau tanya produksi di pertanian, beras ini tidak sendiri, bukan beras impor. Jadi kita sudah mampu produksi sendiri,” ujarnya.
Dengan stok yang dinilai memadai, pemerintah memilih memanfaatkannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Presiden mengarahkan agar persediaan pangan tersebut disalurkan kepada 33,4 juta penerima secara gratis.
“Stok kita tertinggi, alhamdulillah. Bapak Presiden mengambil keputusan ini dibagikan untuk 33,4 juta orang secara gratis. Itu arahan Bapak Presiden,” kata Amran.
Mentan juga memastikan pemerintah terus memantau pelaksanaan penyaluran bantuan pangan secara langsung. Kunjungan ke Jawa Timur, termasuk Surabaya, dilakukan untuk melihat proses distribusi sekaligus menyapa masyarakat penerima manfaat.
Ia menegaskan pemerintah akan terus menjaga ketahanan pangan nasional dengan memperkuat produksi dalam negeri. Menurutnya, produksi yang kuat dan stok yang mencukupi menjadi modal pemerintah untuk menjalankan berbagai kebijakan pangan, termasuk bantuan kepada masyarakat.
Penyaluran beras gratis tersebut diharapkan dapat meringankan pengeluaran masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi.
Sebelum mengakhiri agenda, Amran turut menyampaikan salam dan pesan Presiden kepada masyarakat.
“Salam hormat dari Bapak Presiden. Matur nuwun. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” pungkasnya.












Komentar ditutup.