Depok, Transnews.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat listrik sekaligus pentingnya keselamatan dalam menggunakan dan beraktivitas di sekitar instalasi ketenagalistrikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Posyandu Tri Dharma Bajra, Gandul, Depok, Jumat (14/8).
Kegiatan yang diikuti oleh pengurus posyandu dan para ibu warga sekitar yang hadir dalam kegiatan posyandu tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat bagaimana listrik hadir dan memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memahami berbagai potensi bahaya ketenagalistrikan apabila listrik digunakan maupun diperlakukan secara tidak aman.
Edukasi disampaikan oleh perwakilan Bidang K3 dan Keamanan PLN UIT JBB, Irfan. Dalam pemaparannya, peserta diajak mengenal perjalanan energi listrik, mulai dari proses pembangkitan hingga disalurkan melalui jaringan transmisi untuk kemudian dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan masyarakat, baik di rumah, tempat kerja, maupun fasilitas umum.
Selain memahami manfaat listrik, peserta juga diberikan pengetahuan mengenai keselamatan ketenagalistrikan, khususnya saat beraktivitas di sekitar jaringan transmisi tegangan tinggi seperti Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).
Materi juga mencakup berbagai aktivitas yang perlu dihindari di sekitar jaringan listrik, termasuk menjaga jarak aman, memperhatikan keberadaan jaringan listrik saat melakukan aktivitas di luar rumah, serta tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik tegangan tinggi.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah warga aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara mengenali potensi bahaya listrik di lingkungan tempat tinggal, penggunaan listrik yang aman di rumah, hingga jenis jaringan listrik yang berada di sekitar permukiman.
Melalui edukasi di lingkungan posyandu, PLN juga mendorong peran para ibu sebagai bagian penting dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan keluarga. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diteruskan kepada anggota keluarga, terutama anak-anak, sehingga kesadaran mengenai penggunaan listrik yang aman dapat dibentuk sejak dini.
General Manager PLN UIT JBB, Himmel Sihombing, mengatakan edukasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dari upaya PLN dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap manfaat dan keselamatan ketenagalistrikan.
“Listrik memberikan manfaat yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik manfaat tersebut, masyarakat juga perlu memahami cara menggunakan listrik secara aman dan mengetahui potensi bahaya yang dapat muncul di sekitar instalasi ketenagalistrikan. Karena itu, PLN tidak hanya berkomitmen menjaga keandalan sistem, tetapi juga terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami berharap pengetahuan yang diberikan melalui kegiatan di posyandu ini dapat diteruskan oleh para ibu kepada keluarga, terutama anak-anak, sehingga budaya keselamatan listrik tumbuh dari lingkungan keluarga,” ujar Himmel.
Himmel menambahkan, keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat.
“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab PLN, tetapi merupakan kepedulian kita bersama. Dengan masyarakat yang memahami manfaat listrik sekaligus mengetahui batas aman dalam beraktivitas di sekitar jaringan listrik, kita dapat bersama-sama mencegah kecelakaan, melindungi keluarga, dan turut menjaga keandalan penyaluran listrik,” tambah Himmel.
Melalui kegiatan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh langsung lingkungan masyarakat, PLN UIT JBB berkomitmen untuk terus membangun budaya sadar keselamatan ketenagalistrikan. Edukasi ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang tidak hanya merasakan manfaat listrik, tetapi juga semakin bijak dalam menggunakan listrik serta peduli terhadap keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan.









Komentar ditutup.