Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Kampung Tipar Cianjur, Pusat Percontohan Dan Pengembangan Benih Varietas Bunga Krisan

LOGOS TNbadge-check

Cianjur,transnews – Kampung Tipar Desa Hegarmanah di Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, jadi pusat pengembangan dan percontohan perbenihan varietas unggulan bunga krisan di dataran rendah yang dikembangkan Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Pertanian.

“Ini baru pertama kali. Jadi, ini merupakan embrio untuk nanti dikembangkan lebih lanjut,” terang Kepala Pusat Litbang Hortikultura Kementerian Pertanian, Hardiyanto, usai panen perdana krisan, Selasa (12/11).

Dari segi kualitas, terang Hardiyanto, varietas bunga krisan yang dikembangkan di dataran rendah tak kalah dengan yang dikembangkan di dataran tinggi. Di antara keunggulannya yakni lebih tahan dari serangan hama, batang tanaman lebih kokoh, ukuran daun lebih tebal, dan warna daun lebih cerah.

“Setiap tahun produksi bunga krisan di Indonesia mencapai 480 juta tangkai di lahan seluas 11,6 juta meter persegi.

“Bunga krisan mempunyai harga jual mahal dan sangat diminati tak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri,” terang Herdiyanto.

Ditempat yang sama Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang turut mendampingi Herdiyanto, mengatakan pengembangan varietas bunga krisan di dataran rendah di Cianjur tentunya jadi sebuah terobosan dalam bidang pertanian, khususnya florikultura.

Sebab, selama ini bunga krisan hanya dikembangkan di dataran-dataran tinggi di Kabupaten Cianjur seperti di Kecamatan Cipanas, Pacet, atapun Cugenang dengan luas tanam mencapai 1,6 juta hektare.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah berhasil mengembangkan bunga krisan di dataran rendah. Inovasi yang luar biasa,” tegas Herman.

Pemerintah, kata Herman, akan mengajak para petani bunga hias agar bisa mengembangkan varietas krisan lebih maksimal.

“Pasalnya, selain harganya yang relatif cukup mahal, pangsa pasarnya sudah jelas,”Demikian Herman. (M. Aliyansyah)

Baca Lainnya

Hadiri Operasi Pasar Murah Jepara, Ketua DPRD Dorong Pemerintah Tetap Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

12 Maret 2026 - 20:28

Kuasa Hukum HS Layangkan Somasi Keras Terhadap Kasno

12 Maret 2026 - 20:06

Ingatkan ASN, Sekda Depok: Fasilitas Negara Bukan untuk Keperluan Mudik!

12 Maret 2026 - 19:34

Sinergi di Bulan Ramadan: BPJS Ketenagakerjaan Depok Pererat Silaturahmi dengan Agen Perisai

11 Maret 2026 - 22:19

News Trending DEPOK