Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Musik Dapat Dijadikan Lokomotif Perekonomian Baru Di Jabar

LOGOS TNbadge-check

KAB.BANDUNG,transnews.co.id- Gedung Budaya Sabilulungan Kabupaten Bandung Jawa Barat dijadikan tempat Konferensi Musik Indonesia (KAMI), ke 2 tahun 2019,Sabtu (23/11/19).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil, secara resmi membuka konferensi dan berkomitmen mendukung industri musik sebagai pendorong sektor ekonomi kreatif.

“Kami bersama Pak Bupati (Bandung) membuka Koferensi Musik Indonesia yang kedua, sebagai bentuk komitmen dan dukungan bahwa ekonomi kreatif melalui musik ini begitu luar biasa dan suatu hari harus mendunia,” kata Gubernur, seraya menegaskan, hasil konferensi di tunggu poin poinnya untuk diterjemahkan dalam kebijakan Pemprov Jabar.

Menurut Emil, musik memiliki fungsi yang beragam. Selain sebagai ekspresi kreativitas dan kebahagiaan, kata dia, musik juga bisa menjadi alat pemersatu dan perdamaian.

Pemda Provinsi Jabar,kata Ridwan Kamil, konsisten dalam pengembangan industri musik. Hal itu tertera dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor: 15/2017 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Perda Provinsi Jawa Barat Nomor: 10/2018 tentang Pengelolaan Kekayaan Intelektual.

“Secara bertahap, Pemda Provinsi Jabar juga bakal membangun pusat kreatif di 27 kabupaten/kota. Nantinya, di dalam pusat kreatif tersebut, akan ada fasilitas bermusik,”terangnya.

Ridwan Kamil menandaskan, kalau di Jawa Barat saya laporkan — mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi daerah lain, kita sudah punya Perda Ekonomi Kreatif yang didalamnya mendukung keberadaan musik.

“Kita juga sedang membangun creative center yang di dalamnya ada fasilitas bermusik, dan lain-lain,” tutur Ridwan Kamil.

Musik sendiri kata Ridwan Kamil, merupakan satu dari 16 subsektor ekonomi kreatif yang menjadi prioritas dan potensial untuk dikembangkan di Jabar, sehingga musik dapat dijadikan sebagai lokomotif baru perekonomian Jabar.

“Karena musik dan ekonomi kreatif erat kaitannya dengan sektor budaya dan pariwisata,”pungkasnya. (Nas)

Baca Lainnya

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

Jelang Mudik Lebaran 2026, Wagub Emil Pastikan Infrastruktur Jatim Siap dan Layak Dilalui

16 Maret 2026 - 19:40

Basarnas Apresiasi Pemkab Sidoarjo atas Penanganan Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny

16 Maret 2026 - 19:36

Festival Musik Patrol Sidoarjo 2026 Meriah, Grup Coba Lagi Sedati Raih Piala Bergilir Bupati

16 Maret 2026 - 04:20

News Trending DAERAH