Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

As Shofa: Upaya Nyata Pesantren dalam Mewujudkan Kemandirian Umat

LOGOS TNbadge-check


					As Shofa: Upaya Nyata Pesantren dalam Mewujudkan Kemandirian Umat Perbesar

TANGERANG, transnews.co.id – Jika biasanya perayaan milad pondok pesantren digelar pengajian, berbeda dengan pesantren ini yang menggelar seminar nasional dan membentangkan bendera merah putih sepanjang 1000 meter.

Alih-alih menggelar pengajian, Yayasan Majelis Rajeg Berkah pengelola Pondok Pesantren Technopreneur As-Shofa di Rajeg, Tangerang, Banten yang diasuh oleh Gus Nur Rohman justru menggelar Seminar Nasional dengan tema, “ Akselerasi Peran Strategis Pesantren dalam Mewujudkan Kemandirian Umat,” Sabtu (09/13/2023).

“Dalam milad ke-5 pondok pesantren Technopreneur As-Shofa ini kami mengajak masyarakat untuk berdiskusi dalam seminar. Kita tahu bahwa pesantren itu kuat di dalam pendidikan agama atau religi tapi lemah didalam ekonomi, pesantren tidak hanya menjadi tempat untuk mendidik generasi muda untuk menjadi paham tentang agama tapi juga bertanggung jawab dalam pemberdayaan dan kemandirian masyarakat,” ungkap Gus Nur Rohman.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yakni Gus Syauqi Ma’ruf Amin selaku Pengasuh Pesantren Annawawi Tanara (Putra Wakil Presiden Ma’ruf Amin), Dr. H. Lukmanul Hakim, M. Si. selaku Staf Khusus Wakil Presiden RI, Ir. Indah Megahwati, MP. selaku Direktur Pembiayaan Pertanian Kementan RI. Moderator acara ini Prof. Ir. Supiyat Nasir, BBA

“ Biasanya pesantren kalau milad mengadakan pengajian, tapi kali ini kita menggelar seminar nasional dan membentangkan bendera merah putih 1000 meter. Kita ingin kecintaan kita terhadap Indonesia ini terus terjaga. Termasuk menjaga pangan kita tetap aman, ” pungkas Gus Nur Rohman selaku pengasuh Ponpes Technopreneur As-Shofa.

“Pesantren menjadi pusat kolaborasi, berkomunikasi, bergerak bersama masyarakat. Kita perlu membangun komunikasi yang baik dan saling menguatkan. Kompetensi dan sdm pesantren sangat berlimpah tapi belum termanfaatkan dengan baik dan sistematis terarah untuk kemajuan bersama,” ujar Gus Shauqi Ma’ruf Amin dalam paparannya.

Lebih lanjut Gus Shauqi menyampaikan pentingnya untuk saling menguatkan diantara semua unsur masyarakat. Sehingga bisa belajar dari tokoh ulama terdahulu yang berkumpul, bersinergi membangun negeri sehingga menjadi lebih kokoh.

“Selamat untuk pondok pesantren technopreneur as-shofa merayakan miladnya ke-5 semoga terus berkembang membawa kemajuan bangsa dan umat,” pungkas Gus Shauqi.

Baca Lainnya

Riyayan di Grahadi Diserbu Warga, Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Kebersamaan dan Ekonomi Rakyat

24 Maret 2026 - 20:11

Polisi Amankan Tas Pemudik yang Tertinggal di Rest Area 319B Pemalang

24 Maret 2026 - 19:19

Hari Raya Idul Fitri, Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Silaturahmi dan Saling Memaafkan

21 Maret 2026 - 21:51

Konflik Timur Tengah Memanas, BP3MI Jatim Siagakan Satgas 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Kepulangan PMI

21 Maret 2026 - 21:46

News Trending DAERAH