Bendera Merah Putih Sepanjang 74 Meter Kelilingi Lapangan Upacara HUT RI Di Tangerang

125 seconds reading this post

Inspektur Upacara HUT RI ke 74 memasuki lapangan upacara. (Ist)
Suasana Kemeriahan HUT RI di Kelurahan Panunggangan Barat kecamatan Cibodas Tangerang
Tangerang, Transnews – Bertempat di lapangan kecil yang berada di RW 06, Kel Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang diadakan upacara bendera HUT RI ke 74, Sabtu (17/08/19).

Ada yang menarik, upacara berlangsung dalam kemeriahan beda dari biasanya. Sebab lapangan upacara dikelilingi oleh bendera merah putih berukuran besar sepanjang 74 meter dan menutupi hampir sekeliling lapangan.

Upacara yang mengusung tema “Dengan Semangat Kemerdekaan Mari Kita Rekatkan Kembali Simpul Yang Terurai” benar-benar terlaksana dengan baik. Tak hanya petugas upacara yang memakai baju daerah, tetapi peserta dan tamu kehormatan upacara pun memakai kostum uniknya masing-masing.

Walau begitu, upacara tetap berjalan dengan khidmat dan penuh dengan kebanggaan. Terpancar rasa cinta saat lagu Indonesia Raya berkumandang dan bahagia kala inspektur upacara Margono, ketua RW 06 membacakan teks proklamasi.

Upacara diakhiri dengan Margono menyalami tamu kehormatan dan perwakilan peserta upacara. Dan diakhir acara saat wawancara, Margono mengatakan harapannya persatuan Indonesia tetap terjalin, walau ada perbedaan tetapi itu bukan masalah. Simpul itu tetap harus terjalin tapi antar komponen bangsa.

“Saya pun berharap, pemuda kita tak melupakan sejarah para pejuang. Bagiamana darah dan airmata tertumpah, demi kemerdekaan ini yang telah memasuki usia ke 74. Tetap bersatu dan Merdeka!” tambah Margono

Sesaat setelah upacara, bendera pun diarak mengelilingi kawasan sekitar RW 06 hingga menuju jl imam Bonjol dan memasuki kawasan Palem Semi hingga berakhir kembali di lapangan tempat upacara.

Di tengah perjalanan kirab, warga pengguna jalan tak luput mengabadikan momen menarik tersebut, bahkan tak disangka, di sela perjalanan arakan berhenti sejenak untuk menyerukan ikrar kemerdekaan dan janji setia pada tanah air.

Menjelang akhir perjalanan tak disangka ada masyarakat sekitar yang berinisiatif memberikan air mineral dan kue bagi peserta kirab.

Otong Sumitra sebagai ketua panitia acara HUT kemerdekaan RI saat disinggung darimana ide acara ini berasal, mengatakan bahwa ini semua berasal dari hasil musyawarah setiap perwakilan RT dan Komunitas yang berada di RW 06.

“Sedih rasanya jika kami tak berbuat apapun. Hanya inilah yang bisa kami lakukan. Dan ini sudah kami lakukan sejak tahun 2017, tentu saja dengan tema yang berbeda. Insyaallah tahun depan akan ada hal unik lainnya,” tutur Otong.

Otong menambahkan untuk membuat bendera sepanjang 74 meter itu, membutuhkan biaya sekitar 3 juta dan waktu 1 Minggu. Otong pun berharap dengan apa yang dilakukan oleh warga RW 06, persatuan terus terjalin tanpa mempersoalkan perbedaan tak hanya di lingkungan RW 06, tapi di seluruh Indonesia.

“Selamat HUT RI ke 74. Hidup NKRI,” tutup Otong.(ang/kuh/sol)

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com