Menu ✖

Otomatis

PERISTIWA

Berawal dari Perdebatan, Dua Siswi SMPN 1 Puger Saling Pukul

LOGOS TNbadge-check

Sigit priyono bersama anggota gabung wartawan Indonesia GWI Perbesar

Sigit priyono bersama anggota gabung wartawan Indonesia GWI

JEMBER, transnews.co.id – Isu adanya dugaan kasus bullying di dalam sekolah membuat kepala sekolah dan dewan guru tidak tenang. Kabar yang beredar di masyarakat berkembang liar ke mana-mana.

Beberapa awak media mendatangi SMPN 1 Puger untuk menggali kebenaran fakta bullying. Para wartawan langsung temui Kepala Sekolah Edi Hariyanto di ruang tamu sekolah nomor 1 di Kecamatan Puger, Jember, Rabu, (26/11/2025).

Edi Hariyanto menegaskan bahwa yang terjadi sesungguhnya bukanlah bullying atau perundungan tetapi sebuah pertengkaran.
“Kami tegaskan di sini yang sesungguhnya terjadi bukan perundungan (bullying) tapi pertengkaran antara dua siswi kami,” ucap Edi kepada para awak media.

Kemudian ia memperlihatkan rekaman video asli kejadian yang diisukan bullying itu. Para awak media memperhatikan dengan detail detik-per detik tayangan video yang berdurasi beberapa menit itu.

Tampak dalam tayangan di HP Edi, di detik-detik awal 2 siswi, Miss F dan Miss R, mulai berbincang dengan wajah emosi. Terjadi perdebatan sengit di antara keduanya. Situasi makin memanas dimana kedua siswi itu saling memukul. Bahkan salah satu jilbab mereka terlepas terkena pukulan. Tidak saja saling memukul kepala tapi mereka berdua saling mencakar.

Kepala sekolah SMP Negri 1 Puger Edi Hariyanto
Kepala sekolah SMP Negri 1 Puger Edi Hariyanto

Sanyup-sanyup terdengar ada kata-kata terlontar dari salah satunya mengatakan “tidak perawan”.
Kejadian pertengkaran itu sengaja direkam oleh salah satu teman mereka sebab kedua siswi yang berselisih itu satu kelas. Pertengkaran terjadi di dalam kelas VII.

Ditanya penyebab pertengkaran kedua pelajar Kepsek Edi menjawab tidak tahu. Seorang wartawan mengutip kata-kata yang terekam dari video Edi pun menjawab tidak tahu.
Edi menjelaskan, kejadian berlangsung pada Jumat 21 November 2025 setelah jam pelajaran selesai.

Sebenarnya pihak sekolah tidak mengijinkan pelajar membawa Hp ke dalam kelas. Tetapi peristiwa itu terjadi setelah jam pelajaran usai lali pelajar mengambil Hp masing-masing tapi tidak langsung pulang. Mereka kembali ke kelas. Saat itulah terjadi pertengkaran.

Saat sore harinya orang tua Miss R mendatangi pihak sekolah. Guru kelas dan guru BK (Bimbingan Konseling) malah tidak tahu kejadian itu. Lalu orang tua Miss F dihubungi tetapi tidak bisa terhubung.
Esok harinya, Sabtu, kedua orang tua siswi dipertemukan oleh pihak sekolah. Hasilnya, mereka sepakat berdamai dengan membuat surat pernyataan bermaterai, papar Edi.

Di tempat dan waktu terpisah, Kanit Reskrim Polsek Puger, Ipda Amin Sahril, SH, mengatakan, salah satu pelaku pertengkaran di SMPN 1 Puger telah menjalani visum di puskesmas setempat.
IPDA Amin juga mengatakan kepada awak media, para pihak yang bermasalah di SMPN 1 Puger akan dipertemukan di Polsek.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Kembali Bebaskan Pajak, Rp272 Miliar Ditarget Masuk Kas Daerah

1 Okt 2026 - 20:43 WIB

Pemprov Jatim Kembali Bebaskan Pajak, Rp272 Miliar Ditarget Masuk Kas Daerah

Persiapan Musda SWI Depok, Tiga Bakal Calon Siap Bertarung Meneruskan Kepemimpinan

1 Okt 2026 - 20:40 WIB

Persiapan Musda SWI Depok, Tiga Bakal Calon Siap Bertarung Meneruskan Kepemimpinan

Plt Kadishub Depok Pasrah Soal Biskita, Handiyana Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran

30 Sep 2026 - 18:42 WIB

Plt Kadishub Depok Pasrah Soal Biskita, Handiyana Pertanyakan Urgensi dan Efisiensi Anggaran

Sidak Gedung HD RSUD Sidoarjo Barat, Mimik Soroti Keterlambatan 13 Persen dan Tegaskan Material Tak Sesuai Harus Ditolak

30 Sep 2026 - 18:21 WIB

Sidak Gedung HD RSUD Sidoarjo Barat, Mimik Soroti Keterlambatan 13 Persen dan Tegaskan Material Tak Sesuai Harus Ditolak

Pembangunan SPAM Wilayah Utara Lumajang Capai 46,90 Persen

30 Sep 2026 - 18:19 WIB

Pembangunan SPAM Wilayah Utara Lumajang Capai 46,90 Persen

Wabup Mimik Murka! Proyek Rumah Pompa Sidokare Rp2,9 Miliar Diduga Pakai Besi 6 Mm, Pekerja Cuma Tiga Orang

28 Sep 2026 - 19:57 WIB

Wabup Mimik Murka! Proyek Rumah Pompa Sidokare Rp2,9 Miliar Diduga Pakai Besi 6 Mm, Pekerja Cuma Tiga Orang
Trending di DAERAH