Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Bibit Siklon Tropis 94B Terpantau, Warga Aceh Diimbau Waspada Cuaca Buruk

LOGOS TNbadge-check


					Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas. Perbesar

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas.

Banda Aceh, Transnews.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) meminta masyarakat untuk mewaspadai cuaca buruk sehubungan dengan terdapatnya bibit siklon tropis 94B di Samudera Hindia sebelah barat Aceh.

Bibit siklon tropis 94B disebut harus diwaspadai karena berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang serta dapat menyebabkan bencana banjir dan longsor.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPBA Ilyas di Banda Aceh, Senin (20/12/2021). Ilyas menyebutkan, imbauan untuk mewaspadai cuaca buruk itu dikeluarkan berdasarkan informasi siaga bencana hidrometeorologi yang dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh kepada Gubernur Aceh pada 19 Desember. Informasi siaga bencana itu berlaku selama tiga hari yakni tanggal 20, 21, dan 22 Desember 2021.

Sebagaimana disebutkan BMKG, kata Ilyas, berdasarkan pemantauan Tropical Cyclone Warning Centre (AoM TCWC) Jakarta, terdapat potensi daerah tekanan rendah atau Bibit siklon tropis 94B di Samudera Hindia sebelah barat Aceh atau sekitar 2.9LU 92.0BT dengan kecepatan angin di pusatnya mencapai 25 Knots dan tekanan udara 1007 MB, diperkirakan bergerak ke arah timur laut.

“Kondisi itu berpotensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori rendah. Bibit siklon 94B ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di pesisir barat hingga selatan Aceh,” kata Ilyas.

Secara terperinci wilayah yang dimaksud yakni meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie Jaya, Pidie, Sabang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Simeulue.

Ilyas melanjutkan, kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

19 Maret 2026 - 18:52

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

News Trending DAERAH