Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

BPBD Jatim Gandeng LPBI NU Droping Air Bersih di Kabupaten Pasuruan

LOGOS TNbadge-check


					BPBD Jatim Gandeng LPBI NU Droping Air Bersih di Kabupaten Pasuruan Perbesar

Pasuruan , Transnews.co.id – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, BPBD Jatim bersinergi dengan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Cabang Bangil melakukan penyerahan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Pasuruan, Jumat (22/10/2021).

Bantuan air bersih sebanyak 5 tanki atau sekitar 25.000 liter air bersih tersebut, diserahkan secara gratis oleh Kalaksa BPBD Jatim, Drs Budi Santosa kepada warga Dusun Watugilang Sangkon, Desa Cukurguling Kec. Lumbang, yang berjumlah sekitar 1.408 jiwa atau 500 KK.

Turut mendampingi, Ketua LPBI NU Cabang Bangil Pasuruan yang juga fungsionaris LPBI NU Jatim, Yoyok Wachyudi , Kabid PK BPBD Jatim Gatot Soebroto SE, M.PSDM dan Kabid KL BPBD Jatim, Drs Sriyono MM, M.Si.

Selain di Dusun Watugilang, bantuan air tersebut juga didistribusikan ke dua dusun lain, yakni, Dusun Aluran Timur dan Dusun Aluran Tengah.

Setiap tahun, Desa Cukurguling selalu menjadi desa langganan terdampak kekeringan. Dari 7 dusun yang ada, 3 dusun yang mengalami kekeringan parah. Yakni, Watugilang Sangkon, Aluran Timur dan Dusun Aluran Tengah.

Kepala Dusun Watugilang Sangkon, Abdul Hasan bersama Ketua RT 01 Achmad Babun menyampaikan terimakasih atas bantuan tersebut.

Bagi mereka, bantuan air bersih ini sangat bermanfaat karena mampu meringankan beban warga yang mengalami kesulitan air bersih.

“Kalau tidak ada air, biasanya masyarakat mengambil air di daerah Banyu Biru yang jaraknya sekitar 6-7 kilometer dari sini,” kata Hasan.

Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa mengapresiasi semangat LPBI NU dalam upaya penanganan kekeringan di Desa Cukurguling, mengingat desa ini memang termasuk desa kering kritis.

Ia lalu memaparkan, tahun ini, kekeringan di Jatim melanda 23 kabupaten/kota. Dari jumlah itu, 232 kecamatan dan 699 desa/kelurahan mengalami kering kritis.

Untuk penanganan kekeringan tersebut, saat ini 7 kabupaten telah mengajukan bantuan air bersih ke Pemprov Jatim. Yakni, Kabupaten Sumenep, Kab. Pamekasan, Bangkalan, Ngawi, Pacitan, Mojokerto dan Kab. Pasuruan.

Khusus di Kab. Pasuruan, kekeringan tahun ini melanda 9 desa yang tersebar di 3 kecamatan. Di antaranya, Kec. Lekok, Lumbang, dan Pasrepan. (Hadi)

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

News Trending DAERAH