Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

BPBD Jatim Himbau Masyarakat Jauhi Aliran DAS

LOGOS TNbadge-check


					BPBD Jatim Himbau Masyarakat Jauhi Aliran DAS Perbesar

Surabaya, Transnews.co.id – Terjadi peningkatan aktivias Gunung Semeru Kabupaten Lumajang pada Sabtu, (4/12/2021) pukul pukul 15.20 WIB. Awan panas Gunung Api Semeru berguguran dan mengarah ke Besuk Kobokan Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo.

Masyarakat di sekitar diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur, Curah Kobokan, dan DAS yang dimungkinkan dialiri guguran awan panas.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, Budi Santosa, pada siaran persnya, mengatakan, pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.20 WIB, kronologi kejadian Informasi masuk getaran banjir pukul 14:47 WIB amak 20 mm, pada seismograf PPGA Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro dan belum terkonfirmasi getaran banjir atau guguran awan panas.

“Pada pukul 14.50 WIB, masyarakat dan para penambang yang beraktifitas di aliran DAS Mujur dan Curah Kobokan dihimbau naik dan tidak melakukan aktifitas di aliran sungai,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, pada pukul 15.10 WIB, Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur menyatakan bahwa teramati adanya guguran awan panas dengan arah luncuran mengarah ke Besuk Kobokan dan visual Gunung tertutup kabut dan debu vulkanik dengan aroma belerang.

Kemudian pada pukul 15.30 WIB, tim evakuasi BPBD Kabupaten Lumajang menuju lokasi sektoral Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantaun dan evakuasi.

Sementara dampak korban jiwa serta matetial masih dalam pemantauan Tim Rekasi Cepat (TRC). Tindakan yang dilakukan BPBD Kabupaten Lumajang menerjunkan tim evakuasi ke lokasi kejadian, melakukan koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur.

“Kami mengimbau warga agar tidak panik dan tetap memonitor perkembangan melalui WAG, Radio dan tetap mematuhi himbauan yang disampaikan PVMBG dan Pemerintah,” ujarnya.

Sampai dengan saat ini visual Gunungapi Semeru masih tertutupi kabut disertai hujan intensitas sedang dan aktivitas APG masih terus berlangsung. BPBD Kabupaten Lumajang tetap memonitor dan melakukan koordinasi dengan Pos Gunung Sawur tentang perkembangan guguran awan panas Gunung Semeru, dan Laporan akan di update berkala

Sebagai informasi, pukul 16.40 WIB, Getaran pada seismograf sudah mengecil, rencana titik pengungsian sektoral di Lapangan Kamarkajang Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Lumajang.(hd).

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

19 Maret 2026 - 18:52

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

News Trending DAERAH