Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Bupati Pandeglang Minta Validasi Data Korban Gempa Jangan Asal

LOGOS TNbadge-check

Pandeglang,Transnews- Gempa berkekuatan 6.9 magnitudo yang melanda Pandeglang Jumat kemarin (02/08/19), tentu saja menimbulkan korban yang tidak sedikit. Tak hanya korban jiwa tapi harta benda terutama bangunan terkena dampaknya.

Karena itu, kemarin (07/08/19), Bupati Irna Narulita dan Sekda Fery Hasanuddin berserta para Camat mengadakan rapat koordinasi untuk mengetahui secara pasti berapa jumlah bangunan yang rusak. Sebab ini berkaitan dengan penyaluran bantuan yang tepat sasaran, bukan asal-asalan.

“Semua harus jelas. Mana bangunan yang rusak ringan, sedang dan berat. Pengelompokan itu jangan main-main. Tak boleh sembarang, karena ini akan menjadi acuan dalam pengajuan ke Gubernur dan BNPB,” tutur Irna.

Irna berharap tim verifikasi secepatnya turun ke lapangan dan sebelum HUT Kemerdekaan RI sudah bisa masuk rapat pleno.

“Secepat tim turun ke lapangan. Sebelum 17 Agustus bisa kita plenokan dan segera ajukan permintaan bantuan tersebut,” tutup Irna.

Dari 35 Kecamatan di Pandeglang, hanya 6 Kecamatan yang tak terkena dampak gempa. Cadasari, Cimanuk, Karangtanjung, Majasari, Menes dan Pandeglang.

“Data yang masuk dari 29 kecamatan, sementara ada 680 rumah yang terkena imbas gempa. 392 ringan, 153 sedang dan 135 berat. Tapi bisa jadi akan bertambah,” ujar Fery, Sekda Pandeglang saat dimintai keterangan.

Fery menambahkan data di atas bukan acuan pasti. Karena itu tim verifikasi harus turun. Dan dalam 4 hari ke depan, sebisa mungkin harus siap datanya dan secepatnya masuk dalam pleno.

“Pastinya, kita harus samakan data, agar penyaluran tepat sasaran dan tak ada yang merasa dirugikan,” pungkas Fery. (Angri-Arief Eko)

Baca Lainnya

Mahasiswa UPER Raih Juara 3 Nasional Lewat Kampanye “Jejak Kota”

13 Mei 2026 - 21:03

BEM Pesantren Gelar Ruqyah Kebangsaan di Komunitas Utan Kayu: Serukan Persatuan dan Jaga Stabilitas NKRI

13 Mei 2026 - 20:05

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Hadirkan Promo Spesial Sambungan Baru

13 Mei 2026 - 19:06

Pemkab Sidoarjo Gelar Deklarasi Damai Pilkades 2026, 230 Cakades Siap Jaga Kondusivitas

13 Mei 2026 - 19:00

News Trending DAERAH