Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Di Keluhkan Pengunjung dan Warga: Alun-Alun Talegong Garut, Kumuh Tidak Terawat

LOGOS TNbadge-check

Garut, transnews.co.id-Kondisi Alun Alun Talegong di Kecamatan Talegong Garut Jawa Barat kumuh dan tidak terawat. Terlihat plang nama terlepas, area dalam alun alun di penuhi rumput dan sampah plastik.

Bahkan jika malam hari,lampu taman mati begitupun Toilet berbau dan kotor,ornamen penunjang lainnya di biarkan berlumut dan berkarat sehingga mengganggu kenyamanan para pengunjung.

Hal itu di keluhkan oleh seluruh masyarakat Talegong sebab kondisi Alun alun yang merupakan ikon Talegong terkesan di biarkan, padahal potensi wisata di kecamatan paling ujung yang berbatasan langsung dengan Kab Bandung itu, jika di kembangkan di yakini dapat mendongkrak PAD di sektor pariwisata yang cukup menjanjikan.

” Sangat di sayangkan Alun Alun ini tidak terawat dan di biarkan terlantar. Padahal banyak pengunjung yang transit dari berbagai wilayah,”ujar Herdy wisatawan asal Bandung,Sabtu (13/6/2020)

Camat Talegong Caca Rifa’i saat dikonfirmasi terkait anggaran pemeliharaan Alun alun saat monitoring Bansos di Desa Mekarmulya, Kamis (11/6/2020) mengakui bahwa hingga saat ini belum muncul angaran perawatan Alun alun, bahkan pihak pengusaha pekerjaan Alun alun belum serah terima hasil pekerjaannya.

“Pihak pengusaha belum serah terima hingga saat ini.Apakah sudah selesai atau belum,”terang Caca.

Terkait anggaran perawatan Caca mengungkapkan, dirinya sudah mencoba kordinasi dengan dinas terkait, tetapi tidak muncul atau tidak ada anggaran perawatan.

“Kita sudah coba koordinasi dengan dinas terkait tetapi belum ada muncul anggarannya,”ujar Caca.

Alternatif lain, kata Caca pihaknya akan melakukan terobosan lain terkait perawatan Alun alun misalnya memberdayakan masyarakat sekitar dan komunitas milenial yang ada, seperti Karang Taruna dan lainnya dengan cara swadaya melibatkan Desa dan BPD dan LPM.

“Kita akan undang mereka, sehingga ada solusi terbaik terkait perawatan Alun Alun sebagai ikon kecamatan Talegong,”pungkasnya.

Beberapa komunitas Milenial Kecamatan Talegong termasuk Ormas mengaku siap bermusyawarah terkait perawatan Alun Alun sehingga ikon kebanggaan Kecamatan tidak dipandang sebelah mata.

“Demi kemajuan wilayah dan potensi wusata di Talegong, kami siap kapanpun bermusyawarah,”ujar Cucu yang di amini anggota Ormas lainnya. (Nana) Editor:Nas

Baca Lainnya

Pemkab Sidoarjo Renovasi 400 Warung Rakyat, Naikkan Bantuan Jadi Rp10 Juta per Unit di Tahun 2026

11 Februari 2026 - 21:31

IWAPI Sidoarjo Didorong Jadi Motor Transformasi Digital, Sekda Fenny: Perempuan Pengusaha Kunci Indonesia Emas 2045

11 Februari 2026 - 21:29

Polres Jepara Tetapkan 3 Tersangka Kasus Miras Oplosan Maut di Pakis Aji

11 Februari 2026 - 21:13

Pesta Miras Oplosan di Jepara: 5 Warga Tewas Beruntun, 3 Warga Kritis

11 Februari 2026 - 12:00

News Trending DAERAH