Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

HUKUM

Di Tasela Mayat Bayi Ditemukan Didalam Lemari Gegerkan Warga

LOGOS TNbadge-check


					Di Tasela Mayat Bayi Ditemukan Didalam Lemari Gegerkan Warga Perbesar

Tasikmalaya,transnews.co.id- Diduga hamil diluar nikah seorang mahasiswi RY (22) warga dusun Rahayu RT/RW. 01/06 Desa Karangnunggal Kecamatan Karangnunggal Tasik selatan (Tasela) melahirkan seorang bayi laki-laki prematur di rumah Kakeknya pada Rabu (24/3/2021).

Menurut keterangan yang dihimpun transnews dilapangan menyebutkan bagwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Maryati (51) masih bagian dari keluarganya.

Dia menuturkan si ibu bayi tersebut sempat meminta tolong untuk diantar ke Puskesmas terdekat dengan alasan mengalami pendarahan menstruasi.

Sementara keterangan lain dari Kepala Dusun Rahayu Yudin (51), menyebutkan bahwa yang pertama kali mengetahui keadaan bayi malang tersebut adalah Ketua RT setempat, Muhamad Barkun alias Bambang.

Menurut Bambang bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di dalam lemari dibungkus oleh celana dalam dan sudah dalam keadaan meninggal, kemungkinan bayi lahir sangat frematur,”katanya.

Di tempat berbeda Brigpol Aditya (Babinmas) dan Serka Riyanto (Babnisa) Desa Karangnunggal, keduanya mengaku memiliki data jejak digitalnya dari Android milik RY ibu bayi malang tersebut.

“Walaupun RY saat ditanyai belum juga mengaku perihal kejadian yang dilakukannya, namun kami mempunyai keterangan otentik dari jejak digital HP Androidnya,”ujarnya.

RY sudah melakukan konsultasi secara kontinyu dengan aplikasi “TheAsianFarent”, serta terus mengikuti perkembangan keadaan kandungannya,” kata Aditya dan Riyanto.

Menurut keterangan dari hasil komunikasi dengan aplikasi “theAsianFarent” usia bayi ketika lahir sudah berumur 25 Minggu,” terangnya.

Hal itu dikuatkan dengan hasil pemeriksaan medis PONED Puskesmas Karangnunggal, RY melahirkan tanpa bantuan medis.

Dan fakta membuktikan masih tertinggal sisa plasenta didalam rahimnya. walaupun masih bungkam,dan belum juga memberi pengakuan RY telah melahirkan.

“Bahkan RY kondisinya cukup Kritis HB nya pun hanya di kisaran 5 dan tekanan darahnya hanya 90,”terang Bidan Dewi.

Saat di konpirmasi transnews,pihak kepolisian Polsek Karangnunggal akan menunggu pulihnya kondisi RY dan hasil medis juga tim INAFIS Polreskab Tasikmalaya untuk mengorek pengakuan ibu bayi malang tersebut.(Nop) Editor:Nas

Baca Lainnya

Polres Jember Laksanakan Gerakan Indonesia Asri Bersihkan Pantai Watu Ulo

9 Februari 2026 - 23:41

GWI Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

9 Februari 2026 - 23:39

Cegah Banjir, Pemkab Sidoarjo Kebut Normalisasi Sungai di Belakang PG Krembung

9 Februari 2026 - 23:33

Bupati Subandi Tegaskan Sinergi Pemkab–Perguruan Tinggi di Milad ke-37 Umsida

9 Februari 2026 - 23:31

News Trending DAERAH