Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

HUKUM

Diduga Keracunan Obat, Suami Pasien Di Tangerang Akan Tuntut Puskesmas

LOGOS TNbadge-check

Tangerang, transnews.co.id-Seorang warga di Perum Mutiara Puri Harmoni, Rt06/ RW.14, Kecamatan Rajek Kab.Tangerang-Banten, harus dilarikan ke UGD karena mengalami gangguan kesehatan usai meminum obat yang di berikan oleh Puskesmas.

Menurut keterangan suami korban,Jum’at (3/1/2020) mengatakan awalnya istrinya hendak membuka KB Implant yang terpasang di tangannya untuk dinggantikan ke KB Spiral. Usai dilakukan pemasangan KB yang baru, lalu oknum Bidan yang menangani pasien berinisial (R) memberikan resep obat yang akan diminum oleh pasien.

“Sore hari nya usai minum obat beberapa saat kemudian, istri saya mengalami gangguan kesehatan sampai keadaan nya tidak bisa berdiri akibat rasa pusing dan muntah muntah usai minum obat itu,”terang suami korban.

Melihat keadaan istrinya yang semakin memburuk,dengan keadaan panik,suami pasien membawa istrinya ke RS Sari Asih yang berlokasi di Sangiang Metro Kota Tangerang untuk mendapatkan pertolongan. Hal tersebut pun di benarkan oleh pihak Rumah Sakit usai melakukan Chek Medical dan memberikan suntikan dan obat.

“Dari keterangan pihak rumah sakit bahwa istri saya di duga mengalami keracunan obat, dan selanjut nya obat obatan yang di berikan oleh Puskesmas di ganti,”ujar Suami korban menirukan keterangan dari pihak Rumah Sakit.

Sementara itu dari keterangan Kepala Puskesmas Sukatani Dr. Abdul Yayi, menjelaskan pihaknya baru tahu informasinya bahwa ada pasien diduga keracunan akibat salah obat dan akan menindaklanjutinya.

“Saya baru tahu informasi nya pak, dan saya akan tindaklanjuti kebenaran nya,” ucap Abdul, saat di konfirmasi oleh awak media lewat Telepon WA.

Sedangkan informasi terahir dari suami pasien, Sabtu (04/01/2020) mengatakan saat ini kondisi istrinya sudah mulai membaik dan sedang melakukan control kesehatan

“Saya lagi control pak, untuk memastikan kesehatan istri.Saya tidak terima kalau memang istri saya keracunan karena obat yang di berikan Puskesmas diminum.Saya akan tempuh jalur hukum, karena ini sepertinya dugaan Mal Praktek,” tegasnya. (AE)

Baca Lainnya

Nyadran Dewi Sekardadu Warnai Harjasda ke-167, Nelayan Sidoarjo Larung Doa dan Syukur ke Laut

8 Februari 2026 - 18:43

Pagelaran Wayang Kulit Warnai Harjasda ke-167, Bupati Subandi Tekankan Kepemimpinan Berhati Rakyat

8 Februari 2026 - 18:40

Gubernur Khofifah Hadiri Tahlil dan Pengajian Muslimah Haul Sunan Ampel ke-549

7 Februari 2026 - 19:40

Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan Berlubang

7 Februari 2026 - 19:37

News Trending DAERAH