DPW LBH CCI Jatim Audiensi dengan Pemkab Pasuruan

Reporter: HADI M
Editor: DM
DOK. DPW LBH CCI Jatim
DOK. DPW LBH CCI Jatim

99 seconds reading this post

PASURUAN,transnews.co.id – DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) LBH CCI (Lembaga bantuan hukum Cendrawasih Celebes Indonesia) provinsi Jawa Timur berkunjung ke Graha Maslahat komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Raci kecamatan Bangil. Kamis (27/6/2024).

Kunjungan LBH CCI tersebut, dengan agenda audiensi. Sementara itu rombongan tersebut di terima langsung oleh PJ. Bupati Pasuruan Dr. Andriyanto, SH., M.Kes. di ruang kerjanya.

Audiensi dari LBH CCI diawali oleh sekertaris LBH CCI Jatim Hadi Martono, SH.CFLE, dengan memperkenalkan rombongan jajaran pengurus di LBH CCI Jawa timur tersebut kepada Pj. Bupati Pasuruan dan jajaran Forkompinda kabupaten Pasuruan.

BACA JUGA :  Hadiri Pondok Ramadhan SMK Islam Bustanul Ulum, Kapolres Jember Beri Motivasi Santri

Dalam Audiensi yang berlangsung secara singkat tersebut, Wakil Ketua LBH CCI Jatim Hariyanto, CFLE menyampaikan,” Kami menemukan beberapa kegiatan pemerintahan Desa yang di duga tidak sesuai dengan surat pertanggungjawaban (SPJ) administrasi keuangannya dengan realisasi pelaksanaan yang ada di lapangan,” ucapnya.

“Anggaran tahap 1, 2, 3 banyak yang tidak sesuai dengan realisasi di lapangan, untuk itu kami perlu arahan langkah apa yang bisa kami lakukan, di mana fungsi dan tugas kami mengarah ke restirative justice,” lanjut Hariyanto.

Sementara itu, Ketua LBH CCI Jatim Suharto, SH, CFLE mengatakan bahwa pihaknya banyak menerima aduan dari masyarakat (DUMAS) tentang Pertapaan Gunung Sari yang berlokasi di desa Gunung Sari kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan yang di diduga kuat merupakan asset Pemerintah Daerah, namun di kuasai oleh salah satu oknum berinisial (AM). Katanya

BACA JUGA :  Progres Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek Capai 22,5%

Lebih lanjut, Suharto menuturkan bahwa gubug tempat tinggal juru kunci yang menjaga tempat Pertapaan tersebut dibongkar dan orangnya di suruh pergi,” jelas Suharto.

Suharto menambahkan, “sebelumnya kami mengajukan permohonan Audiensi ke pj. Bupati Pasuruan, kami sudah berkirim surat ke Kepala Desa Gunung Sari untuk koordinasi terkait penggunaan dana desa dan juga klarifikasi atas Dumas Pertapaan ini tetapi beliau nya tidak mengindahkan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Timses Salah Satu Cakades Beji Merasa Dipermainkan Asda dan Kadis PMD Pasuruan  

Menanggapi hal tersebut, Pj. Bupati Andriyanto berjanji akan melakukan penelusuran ke bawah berkaitan dengan hal tersebut. Dan menargetkan waktu 2 (dua) Minggu untuk bisa menindaklanjuti.

Dalam Audiensi yang hanya berlangsung kurang lebih 5 (lima) menit tersebut, Andriyanto berharap semua elemen yang ada di masyarakat bisa rukun dan siap menjadikan kabupaten Pasuruan menjadi rukun dan damai.

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *