Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Dubes Arab Saudi Kunjungi DPRD Jatim, Berikan Kabar Umroh dan Haji Untuk Warga Jatim Dibuka Kembali

LOGOS TNbadge-check


					Dubes Arab Saudi Kunjungi DPRD Jatim, Berikan Kabar Umroh dan Haji Untuk Warga Jatim Dibuka Kembali Perbesar

Surabaya, Transnews.co.id – Royal Ambassador (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Essam A Abid Althagafi melakukan kunjungan kerja ke DPRD Jatim, dalam rangka mempererat hubungan baik antar negara, sekaligus memberikan kabar gembira bahwa kerajaan Arab Saudi dalam waktu dekat akan membuka kembali Umroh dan Haji.

Kedatangan Dubes Kerajaan Arab Saudi tersebut, disambut langsung Ketua DPRD Jatim Kusnadi didampingi wakil ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah, Anwar Sadad, Achmad Iskandar dan Sahat Tua Simanjuntak di ruang VIP DPRD Jatim, Senin (11/10/2021).

Usai pertemuan, Wakil ketua DPRD Jatim Anwar Sadad mengatakan, bahwa tujuan kunjungan Dubes Arab Saudi ke DPRD Jatim adalah untuk menginformasikan bahwa tidak lama lagi pintu umroh dan haji akan buka kembali secara bertahap sambil menyesuaikan diri menyiapkan tempat dan fasilitas sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum tuntas.

“Dalam tahap awal dari kapasitas 30 juta orang pertahun. Arab Saudi akan membuka 10 juta tamu wisatawan tapi saat ini baru dibuka 4-10 juta. Kedepan itu bisa saja minggu depan atau bulan depan,” kata politisi asal Partai Gerindra Jatim.

Lebih jauh Sadad menjelaskan, bahwa pemerintah kerajaan Arab Saudi tahu betul sebagian besar penduduk Indonesia termasuk Provinsi Jatim itu adalah muslim dan mereka sangat rindu untuk bisa ziarah ke tanah suci. “Saya kira kabar ini patut disyukuri karena selama Pandemi warga muslim tak bisa melaksanakan umroh dan haji,” kata Gus Sadad yang merangkap menjadi penerjemah dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Jatim Kusnadi menambahkan bahwa penduduk Indonesia itu mayoritas beragama Islam, termasuk di Provinsi Jatim. Sehingga otomatis mereka rindu bisa berkunjung ke tanah suci walaupun belum diundang Allah dan Rasululllah SAW.

“Tapi karena kondisi tidak memungkinkan akibat Pandemi Covid-19 sehingga warga muslim tidak bisa melaksanakan umroh dan haji. Ini tentu kabar gembira karena Arab Saudi akan membuka 10 juta tamu ke tanah suci secara bertahap,” jelas politikus asal PDI Perjuangan.

Yang menarik, lanjut Kusnadi Dubes Arab Saudi juga kagum dengan keragaman budaya dan agama di Indonesia. Bahkan dalam satu keluarga agamanya bisa beragam namun mereka tetap hidup rukun berdampingan.

“Islam besar di Indonesia termasuk di Jatim karena masuk dengan akulturasi budaya sehingga Islam Rahmatan Lilalamin yang tumbuh subur di Indonesia karena bisa diterima oleh semua kalangan,” pungkasnya. (HD).

Baca Lainnya

Polres Jepara Kerahkan Puluhan Personel di Operasi Keselamatan Candi 2026

3 Februari 2026 - 13:11

Polres Jepara Kerahkan Puluhan Personel di Operasi Keselamatan Candi 2026

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

2 Februari 2026 - 11:23

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat
News Trending DAERAH