Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Gak Maen-maen, Etnis Tionghoa Kota Depok Nyatakan Dukungan ke IBH

badge-check


					Gak Maen-maen, Etnis Tionghoa Kota Depok Nyatakan Dukungan ke IBH Perbesar

Depok – Ketua Etnis Tionghoa Kota Depok, Riduan menyatakan dukungannya kepada Imam Budi Hartono untuk menjadi Wali Kota Depok periode 2025-2030.

Pernyataan itu dikeluarkan Riduan saat Imam Budi Hartono berkunjung ke Pemakaman Etnis Tionghoa di Kalimulya, Cilodong pada Minggu (26/5/2024).

Dalam kunjungan IBH itu, terdapat sejumlah diskusi ringan antara komunitas Etnis Tionghoa se-Kota Depok dengan IBH sebagai pejabat pemerintahan.

Diantara diskusi yang terjadi, Riduan menyatakan selama ini hubungan antara komunitas Etnis Tionghoa dengan IBH telah terjalin dengan sangat baik.

“Ya, kami dari Yayasan Tulus Bakti atau Komunitas Etnis Tionghoa se-Kota Depok mendukung pak Imam Budi Hartono untuk menjadi Wali Kota Depok periode selanjutnya,” kata Riduan didampingi sekretarisnya, Lusiana kepada wartawan.

Riduan juga menyebut IBH bukan baru kali ini menyapa Komunitas Etnis Tionghoa dibawah Yayasan Tulus Bakti Kota Depok.

“Untuk menepis isu intoleran yang selama ini digaungkan pihak tak bertanggungjawab, saya nyatakan hubungan antar umat beragama di Kota Kota Depok selama ini terjalin dengan sangat baik,” ujarnya lagi.

Riduan juga berharap IBH dapat melanjutkan kepemimpinan Mohammad Idris yang sebentar lagi selesai. “Semoga pak Imam bisa menjadi Wali Kota Depok selanjutnya, agar Depok tetap menjadi kota yang sejuk bagi semuanya,” punkasnya.

Mendapat dukungan dari Komunitas Etnis Tionghoa, Imam mengaku bersyukur. Imam akui, dirinya tidak menanam sehari lalu panen.

Dikatakan IBH, beberapa pemuka agama yang hadir dalam acara tersebut merupakan sahabat lamanya, bahkan semenjak dirinya menempuh pendidikan di Universitas Indonesia (UI).

“Alhamdulilah, yang hadir saat ini adalah sahabat-sahabat saya sejak kuliah atau baru menikah, ada yang sudah jadi pendeta juga di gereja Santo Paulus ya,” ujar IBH.

Untuk informasi, acara Komunitas Etnis Tionghoa dari Yayasan Tulus Bakti tersebut dihadiri berbagai unsur pimpinan yang ada di Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB.

Komunitas Etnis Tionghoa Kota Depok juga terdiri dari 11 ranting yang ada di setiap kecamatan yang ada.

Baca Lainnya

Tinjau TPST Desa Gede, Subandi: Pengelolaan Sampah Bisa Tekan Pengangguran

4 Maret 2026 - 03:56

Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadhan, PLN Lakukan Thermovisi pada Jalur Transmisi Depok–Cawang

2 Maret 2026 - 19:02

Hengky Dorong Perencanaan Infrastruktur 2027 Terukur dan Taat Aspek Hukum

2 Maret 2026 - 18:59

Bukan Sekadar Jurnalistik, SWI Kota Depok Konsisten Kawal Advokasi Kesehatan Warga

1 Maret 2026 - 20:12

News Trending DEPOK