Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Gubernur Jatim Ajak Pemerintah Jepang Perkuat Kerjasama Bidang Pendidikan, Budaya dan Perdagangan

LOGOS TNbadge-check


					Gubernur Jatim Ajak Pemerintah Jepang Perkuat Kerjasama Bidang Pendidikan, Budaya dan Perdagangan Perbesar

Surabaya, Transnews.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia H.E.Kanasugi Kenji bersama Konjen Jepang Takeyama Kenichi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (25/10) malam.

Pertemuan tersebut, merupakan kunjungan official pertama bagi Dubes Jepang di Provinsi Jawa Timur. Gubernur Khofifah pun menyampaikan selamat datang kepada Dubes Jepang untuk Indonesia H.E. Kanasugi Kenji. Kunjungan tersebut dinilai sebagai kehormatan bagi Jatim, utamanya untuk mempererat kerjasama antar kedua belah pihak.

“Selamat datang di Jawa Timur Yang Mulia Bapak Duta Besar Jepang . Pemprov Jatim berterimakasih dan menyambut baik kehadiran Bapak Dubes ke gedung negara Grahadi. Kami berharap kita dapat melanjutkan diskusi untuk menginisiasi program kerja sama baru yang dapat mendukung kebijakan pembangunan dan meningkatkan hubungan antar masyarakat Jatim dan Jepang,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama ia berkunjung secara resmi ke Jawa Timur. Ia juga menyampaikan bahwa ada 105 perusahaan Jepang dan 603 warga negara Jepang yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu, ia berharap aktivitas ekonomi terus bergerak untuk meningkatkan hubungan yang baik antara Indonesia dan Jepang.

Juga dalam kunjungannya ke Provinsi Jatim, Dubes Jepang berencana akan bertemu dengan beberapa perusahaan Jepang & ingin bertukar pikiran dengan perusahaan Jepang mengenai ekonomi investasi dan meninjau perkembangan perusahaan Jepang di Jawa Timur.

Dubes Jepang itu menyampaikan harapannya agar Gubernur Khofifah bersedia mendengarkan keluh kesah dari perusahaan-perusahaan Jepang yang ada di Jawa Timur. Sehingga diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Pemprov Jatim dan perusahaan-perusahaan Jepang yang ada di Jawa Timur.

“Kami dapat bertukar pendapat tentang adanya hubungan antara Jepang dan Indonesia. Bagaimana kami memperkuat hubungan itu dan saya juga menyampaikan ke Gubernur Khofifah untuk terus mendengar suara-suara dari perusahaan Jepang yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyerahkan cinderamata berupa plakat motif kerapan sapi yang artinya kita harus kerja keras dan kerja cepat sekaligus menerima cinderamata dari Dubes Jepang untuk Indonesia.

Turut hadir dalam pertemuan ini yakni Konselor Kedutaan Jepang untuk Indonesia Mr. Tanaka Motoyasu, Sekretaris Ketiga Kedutaan Jepang untuk Indonesia Mr. Furunobu Koichi, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Mr. Takeyama Kenichi.

Turut mendampingi Gubernur Jatim beberapa kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim diantaranya Kepala Dinas PTMPTSP, Kepala Bappeda, Kepala Biro Perekonomian, Kepala Biro Administrasi Pemerintahan, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.(hd).

Baca Lainnya

FKPM Mambak Kecam Akun Facebook yang Rendahkan Martabat Ratu Kalinyamat Jepara

3 Februari 2026 - 23:05

Pekerja Bangunan di Jepara Dilarikan ke RSUD Kartini Usai Tersengat Listrik di Atap Gudang SPPG Lebuawu

3 Februari 2026 - 23:02

Temuan Tonggak Penebangan di Beteng Portugis Picu Pertanyaan Tata Kelola Cagar Budaya

3 Februari 2026 - 22:58

Gebyar Literasi Anak Meriahkan Harjasda ke-167, Tanamkan Budaya Menabung dan Cinta Sidoarjo Sejak Dini

3 Februari 2026 - 22:52

News Trending DAERAH