Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

EKBIS

Jaga Stabilitas Harga Pangan,Disdagin Kota Bandung Gelar Bazar Murah

LOGOS TNbadge-check

Kota Bandung,transnews.co.id- Meski perayaan Natal dan Tahun Baru masi 1,5 bulan lagi, Dinas Perdagangan dan Perindutrian (Disdagin) kota Bandung,menggelar Bazar Murah Kebutuhan Pokok di Lapangan Sukapura,Jalan Sukapura Kecamatan Kiaracondong. Bazar murah belangsung selama dua hari 14 hingga 15 November 2019.

Bazar murah tersebut untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok terutama ketika menghadapi hari besar. Selain di Lapangan Sukapura, Disdagin Kota Bandung juga akan menggelarnya di wilayah Kecamatan Cibiru Kota Bandung, 21-22 November mendatang.

Sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dijual dengan harga yang murah di antaranya, minyak goreng, terigu, telur, beras, gula, dan daging ayam, sayuran dan lainnya. Selain itu, pada bazar ini Disdagin bekerja sama dengan Pertamina mendistribusikan gas elpiji 3 Kg dengan harga Rp16.600 sebanyak 125 setiap harinya.

Bazar dibuka oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan Erric M. Attauriq. Turut mendampingi Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah serta perwakilan Bulog, Perkumpulan Perusahan Indonesia (PPI), dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

“Bazar murah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung agar masyarakat bisa menjangkau kebutuhan pokok,” kata Erric usai membuka bazar.

“Pemerintah harus hadir secara berkala mengantisipasi harga lonjakan Kepokmas. Meski harga masih stabil, tapi ini sebagai bentuk antisipasi,” lanjutnya.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, menjelang hari besar keagamaan kerap menjadi celah bagi para pedagang untuk menaikan harga kepokmas. Hal itu dampak dari meningkatnya permintaan pasar.Karena biasanya menjelang hari besar, konsumsi masyarakat bertambah.

“Semoga bazar murah ini bermanfaat bagi masyarakat. Tentunya harga di sini lebih murah dari pasaran. Ini salah satu bukti pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat, menjaga stabilitas harga pangan,” ujar Elly.

Elly menjelaskan, Bazar diikuti 27 tenant yang menjual berbagai kebutuhan masyarakat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 tenant merupakan kerja sama Apindo, Bank Indonesia, dan PPI.

“Sedangkan sisanya binaan UKM Wilayah Kecamatan Kiaracondong dan tenant kerja sama dengan pertamina, Bulog dan pengusaha lainnya,” terangnya. (Chryst/HMS)

Baca Lainnya

Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan Gardu Induk Rawan Banjir di Jakarta

2 Februari 2026 - 14:02

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

2 Februari 2026 - 11:45

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

2 Februari 2026 - 11:23

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat
News Trending DAERAH