Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Jelang G20, Kepala BNPB Tegaskan Kesiapan Hadapi Potensi Bencana di Bali

LOGOS TNbadge-check


					Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S. Sos., M.M. menghadiri rapat tingkat menteri membahas Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, yang digelar di Badung, Bali pada Selasa (4/10). Perbesar

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S. Sos., M.M. menghadiri rapat tingkat menteri membahas Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, yang digelar di Badung, Bali pada Selasa (4/10).

BADUNG, transnews.co.id || Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S. Sos., M.M. menghadiri rapat tingkat menteri membahas Penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, yang digelar di Badung, Bali pada Selasa (4/10).

Suharyanto hadir didampingi jajaran pejabat BNPB dan Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Saat memberikan paparan, Ia menyampaikan, untuk meningkatkan kapasitas penanganan bencana, BNPB beberapa waktu lalu melakukan _Table Top Exercise_ (TTX) melibatkan seluruh unsur pentaheliks yang terlibat penyelenggaraan KTT G20.

“Terkait bencana alam kami sudah laksanakan TTX, intinya apabila betul-betul terjadi bencana, kita sudah siap mau berbuat apa dan mau bagaimana sudah dilatih,” tutur Suharyanto

Selain itu dirinya yang juga menjabat Ketua Satgas PMK mengatakan, jelang gelaran KTT G20 telah mempercepat kedatangan vaksin hewan di Bali.

“Kami menambah tim vaksinator dan vaksin hingga akhir Oktober dengan target 80 persen ternak tervaksin, yang sudah vaksin antibodinya meningkat 99,54 persen,” lanjutnya.

Dirinya menambahkan, testing telah dilakukan pada herwan ternak di Bali dan yang terpapar sudah dipotong.

“Testing sudah dilaksanakan serta enam ekor yang positif dilakukan potong bersyarat,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, pimpinan Rapat kali ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan BNPB agar mempersiapkan langkah-langkah terkait penanganan PMK dan juga potensi bencana alam.

“Pertama persiapan terkait PMK, yang kedua kemungkinan erupsi Gunung Agung dan ketiga tentu gempa,” ujar Luhut.

Rapat kali ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Kesehatan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gubernur Bali dan pihak-pihak yang terlibat dalam perhelatan KTT G20. **SP

Baca Lainnya

Pengamanan Obvitnas PLN UPT Cikupa Siaga Jelang Libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

19 Maret 2026 - 22:12

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah, Pakar UPER: Saatnya Indonesia Mandiri Teknologi dan Energi

11 Maret 2026 - 16:39

BRI BO Bekasi Siliwangi Salurkan Bingkisan Ramadan

10 Maret 2026 - 15:51

BRI Tambun Bagikan Paket Sembako Untuk Korban Banjir Cabangbungin

10 Maret 2026 - 15:42

News Trending EKBIS