Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Ketua DPRD Jatim Minta KPID dan PRSSNI Oprimalkan Siaran Pemilu 2024

LOGOS TNbadge-check


					Ketua DPRD provinsi Jawa timur Kusnadi, saat menerima kunjungan ketua KPID dan PRSSNI Jatim. Perbesar

Ketua DPRD provinsi Jawa timur Kusnadi, saat menerima kunjungan ketua KPID dan PRSSNI Jatim.

SURABAYA, transnews.co.id – Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi, meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), kedua lembaga yang cukup mempengaruhi dunia penyiaran di Jawa Timur ini untuk mensukseskan Pemilu 2024 melalui dunia penyiaran.

“Terima kasih kawan-kawan KPID Jatim yang telah berusaha memberikan yang terbaik di tengah keterbatasan yang ada. Untuk Pemilu 2024 saya mohon KPID bantu kawan-kawan KPU dan Bawaslu utk mensukseskan Pemilu. Dengan adanya 400 lebih TV dan radio berijin di Jawa Timur peran KPID cukup signifikan,” ungkap Kusnadi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPID Jatim Immanuel Yosua menyatakan bahwa KPID Jatim sebagai salah satu anggota gugus tugas Pemilu bersama KPU, Bawaslu dan Dewan Pers siap memenuhi permintaan Ketua DPRD Jatim.

KPID siap mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 melalui dunia penyiaran. Sebagaimana disampaikan Ketua DPRD Jatim.

“Kami akan mengawal sosialisasi Pemilu agar partisipasi pemilih meningkat. Selain itu sebagaimana atensi Ketua DPRD Jatim, akan perhatikan agar politik identitas dan isu SARA tidak meracuni dunia penyiaran,” ungkap Yosua.

Apa yang disampaikan Yosua ini terkait dengan penekanan yang disampaikan oleh Kusnadi terhadap politik identitas dan isyu SARA dalam dunia penyiaran. Topik ini menjadi salah satu bagian penting dari laporan kinerja 2022 dan Paparan Program Kerja 2024 KPID Jatim.

Dalam kesempatan tersebut, selain Yosua, hadir pula 4 orang komisioner KPID lainnya. Mereka adalah Afif Amrullah, Dian Ika Riani, Sundari dan Royin Fauziana.

Dalam kesempatan tersebut, Kusnadi kembali mengingatkan bahayanya politik identitas dan isu SARA. Menurutnya, radio memiliki peran penting dalam menangkal politik identitas dan isu SARA.

“Jangan sampai ada konflik yang tidak perlu hanya karena kepentingan sesaat. Kan sayang. Radio memiliki peran yang sangat penting karena radio punya karakteristik bisa menembus segala lapisan masyarakat, ” ungkap Kusnadi.

Menanggapi hal tersebut,, Ketua Pengurus Daerah PRRSNI Jatim, Ismed Jauhar menyatakan, siap menindak lanjuti arahan dari Ketua DPRD Jatim, sebagaimana tugas dan fungsi PRSSNI menjadi supporting system mensukseskan Pemilu 2024. Selama ini pihaknya terus berkoordinasi dengan KPID agar siaran tidak melanggar P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran Standar Program Siaran, Regulasi isi siaran. (hd)

Baca Lainnya

Dari Pekarangan Sempit Jadi Sumber Pangan, Cerita Warga Kampung Tangguh Binaan PLN

15 April 2026 - 11:07

Polres Jember Borong Tiga Penghargaan dari KPPN, Bukti Kinerja Keuangan Transparan dan Akuntabel

14 April 2026 - 20:38

DLHK Sidoarjo Sidak TPA Liar Trompoasri, Tutup Akses dan Dorong Perbaikan Sistem Sampah

14 April 2026 - 20:35

Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke

14 April 2026 - 14:41

News Trending EKBIS