Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Ketua LBH CCI Mojokerto Hadiri Langsung Proses Pemindahan Nenek Nimah ke Panti Jompo

Avatar photobadge-check


					Ketua LBH CCI Mojokerto Hadiri Langsung Proses Pemindahan Nenek Nimah ke Panti Jompo Perbesar

Ketua LBH CCI Mojokerto Hadiri Langsung Proses Pemindahan Nenek Nimah ke Panti Jompo

MOJOKERTO, transnews.co.id – Bupati Mojokerto, Gus Barra turun langsung langsung ke lokasi penjemputan tuna wisma yang sehari-harinya menempati kandang ayam asal Dusun/Desa Bening Kecamatan Gondang, Mojokerto, Jawa timur. Senin (06/10/2025).

Penjemputan nenek Nimah asal Desa Bening, tersebut, berawal dari laporan Ketua DPD LBH CCI Kabupaten Mojokerto, Muhammad Arif SH, yang langsung direspon oleh pemerintah daerah Kabupaten Mojokerto Melalui Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto.

Nenek Nimah Umur (95) asal Dusun/Desa Bening, hidup sebatang kara yang sehari-harinya menempati rumah reot dengan makan sehari-hari menunggu uluran tangan para tetangga dan para dermawan.

Bupati Mojokerto Gus Barra, hadir langsung ke lokasi didampingi Kadinsos, Try Rahardjo Mardianto, Ketua LBH CCI Muhammad Arif SH, Camat Gondang Endro Wahyono, S.Sos, Sekdes Bening Fujiyanti SM, MM.

Nenek Nimah tersebut, langsung ditempatkan di Panti Jompo Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto UPT Pesanggrahan PMKS Majapahit yang berlokasi di Jalan Brangkal, Kecamatan Sooko, dan akan di rawat serta mendapatkan perlakuan yang layak, seperti Kesehatan dan lain-lain.

Muhammad Arif SH saat ditemui wartawan mengatakan, bahwa pemindahan nenek Nimah 95 tahun, ke panti jompo adalah untuk memastikan mereka mendapatkan perawatan yang layak, perlindungan, dan kesejahteraan yang tidak bisa diperoleh saat ini dengan menggantungkan makan sehari-hari dari pemberian tetangganya.

” Dengan tinggal di panti jompo bisa mendapatkan akses pelayanan medis yang memadai, lingkungan yang aman, dan bimbingan sosial untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” harap Arif.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Passca Ledakan di Masjid Jember, Polda Jatim Pastikan Situasi Terkendali dan Tidak Ada Korban Jiwa

18 Maret 2026 - 05:53

Salurkan Bantuan Kursi Roda, YGP Beri Semangat Baru Untuk Warga Depok

18 Maret 2026 - 05:47

News Trending DEPOK